Scroll to Top

Obamanot: Jaket Ruang Angkasa NASA Untuk Obama

By Oktavianus Arthadiputra / Published on Sunday, 06 Nov 2011

Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, mendapatkan hadiah jaket NASA saat mengadakan lawatan ke kantor para peneliti ruang angkasa itu, Jumat (4/11). Jaket biru dengan logo pesawat ulang-alik di bagian lengan kanan, merupakan hadiah dari astronot Carthage.

jaket nasa obama

Hadiah jaket langsung dikenakan Obama di depan Direktur Operasi Penerbangan NASA, Dr. Janet Kavandi. Astronot perempuan lulusan Universitas Missouri Selatan itu dengan sopan menjelaskan lambang-lambang yang tertempel pada jaket.

Kedatangan Obama ke markas NASA untuk mengecek kesiapan para astronot dalam meneliti asteroid yang akan mendekati bumi pada Selasa (8/11). Asteroid yang dikenal dengan nama 2005 YU55 memang sudah diprediksi oleh NASA dan para ilmuwan akan mendekati bumi. Bahkan, asteroid ini termasuk dalam kategori “objek berpotensi bahaya” bila bertabrakan dengan bumi.

Persiapan NASA

Keberadaan asteroid yang mendekati bumi akan diteliti oleh para ahli di NASA. Mereka sudah mempersiapkan peralatan untuk mengamati YU55 secara detil. Antena radar Goldstone super sensitive sudah dipasang NASA di Gurun Mojave, California.

Pengamatan terhadap asteroid berukuran lebar sekitar 1.300 kaki (400 meter) itu akan terlacak oleh radar Goldstone mulai pukul 09.30 pagi waktu setempat, Jumat (4/11), selama dua jam. Asteroid akan mulai terlacak empat jam setiap harinya pada Minggu (6/11) hingga Kamis (10/11).

Radar penelitian juga sudah dipasang para astronom di Arecibo Planetary Radar Facility, Puerto Rico, yang mulai beroperasi pada Selasa (8/11). Pada saat itu, asteroid akan tampak dekat dari bumi pada pukul 15.28 WIB waktu setempat. Astronom memperkirakan, jarak asteroid tersebut dari bumi sekitar 201.700 mil (324.600 kilometer). Jarak ini sama dengan 0,85 jarak bulan ke bumi.

Mendekatnya asteroid tersebut tidak dapat terdeteksi pengaruhnya bagi bumi. Terutama pengaruh pasang surut planet kita atau pada bagian lempeng tektonik.

Asteroid YU55
Penampakan Asteroid 2005 YU55

Namun, para ilmuwan sudah memperkirakan dampak yang akan terjadi seandainya batu besar itu menabrak bumi. Akan terjadi gempa berkekuatan 7,0 scala Richter, ledakan sebesar 4.000 Megaton, dan tsunami setinggi 70 meter yang akan menyebar seluas 60 mil dari lokasi tabrakan benda asing itu.

Batu besar yang berasal dari ruang angkasa dan mendekati bumi terakhir kali terjadi pada 35 tahun yang lalu. Namun, kejadian pada 1975 itu lolos dari pengamatan semua ilmuwan, termasuk NASA. Diperkirakan, kejadian asteroid mendekati bumi akan kembali terjadi pada 2028 nanti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda