Scroll to Top

Doa Akhir Tahun Masehi dan Doa Awal Tahun Baru 2015

By Fitra Firdaus / Published on Thursday, 01 Jan 2015

2015 Happy New Year greeting card

Seringkali yang muncul dalam benak ketika tanggal 31 Desember hampir berakhir dan 1 Januari menjelang, kita mengira ada tuntunan doa akhir tahun masehi dan doa awal tahun baru 2015. Sebagian meyakini bahwa belum afdol rasanya jika belum berdoa untuk setahun mendatang, dan siapa tahu doa tersebut berkhasiat memberikan kita berkah sepanjang 365 hari ke depan pada tahun 2015.

Banyak umat Islam yang mengucapkan doa akhir tahun dengan bunyi, “Bismillahirrahmanirrahim, Alhamdulillahirobbil ‘alamin. Wasalallahu ‘ala sayyidina Muhammad wa’ala alihi wa shohbihi wa sallam. Allahumma ma ‘amilatu fihi hadhihi  sannati mimma … .”  -Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala Puji bagi Allah Tuhan semesta Alam. Semoga rahmat da salam tetap tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad beserta keluarga da sahabat beliau. Yaa Allah ya Tuhanku, apa yang aku perbuat sepanjang tahun ini berupa … – hingga selesai.

Konon doa ini jika dibaca tiga kali pada akhir waktu Asar menjelang maghrib dapat membuat Setan putus asa. Namun doa itu bagi sebagian kalangan  berlaku untuk pergantian tahun hijriyah, bukan masehi. Selain itu dilansir dari Rumahfiqih.com, disebutkan bahwa Rasulullah tidak pernah menuntunkan doa akhir tahun dan awal tahun. Doa yang dibaca kebanyakan orang tadi, merupakan doa gubahan ulama.

Demikian pula dalam kasus doa awal tahun. Banyak yang meyakini bunyinya adalah “Bismillahirrahmanirrahim, Alhamdulillahi robbil ‘alamin … Allahumma Antal abadiyyul qoyyimul awwal, w’ala fadhlikal ‘adziimi wujudikal mu’awwali wa hadha ‘ammu – Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.Segala Puji bagi Allah Tuhan semesta Alam. ….  Yaa Allah ya Tuhanku, Engkau adalah Dzat Yang Maha Kekal, dahulu dan awal, Hanya dengan anugerah dan kemurahan-Mu yang Agung telah datang tahun baru …

Seperti pada doa akhir tahun, doa tersebut merupakan gubahan ulama. Tentu bukan masalah jika kita menggunakan lafal doa tersebut sebagai doa pada pergantian tahun. Meskipun demikian, perlu ditegaskan bahwa doa tersebut bukanlah doa tuntunan langsung dari Rasulullah saw., dan tidak perlu dinisbatkan kepada beliau. Begitu pula, penggunaannya juga tidak perlu mutlak atau dimutlak-mutlakkan seakan wajib.

Dalam Islam semua hari sama baiknya. Harapan atau resolusi mungkin juga perlu dibuat untuk menyambut tahun yang akan datang. Namun, tidak perlu mematok doa akhir dan awal tahun sebagai kewajiban, bentuk pelaksanaan sunnah, dan seterusnya. Insya Allah selama kita senantiasa berdoa kepada-Nya akan selalu ada berkah dan keberuntungan. Selain itu, menerima ujian atau musibah juga belum tentu tanda ketidakberuntungan.

 

 

Komentar Anda