Scroll to Top

Simpan Daging di Kulkas atau Freezer Ada Bedanya

By Ilham Choirul / Published on Saturday, 19 Nov 2011

Lemari pendingin punya andil dalam mengawetkan makanan agar tahan lebih lama. Terlebih lagi persediaan daging yang tidak habis dimasak dalam satu hari, bisa disimpan untuk dikonsumsi lain waktu. Proses pembusukan daging berjalan lebih lambat pada suhu dingin.

Ada dua jenis lemari pendingin yang banyak beredar saat ini, yaitu freezer dan kulkas. Freezer punya suhu yang sangat dingin hingga membuat sesuatu yang cair menjadi padat. Contohnya adalah es batu. Sedangkan kulkas, cocok dipakai sebagai pendingin yang suhunya lebih tinggi dari freezer. Sehingga, kulkas tidak memadatkan benda cair. Hanya saja, saat ini pada mesin kulkas biasanya juga diselipkan freezer kecil untuk menyimpan makanan atau minuman beku.

Kalau Anda punya daging dan disimpan pada kedua jenis pendingin tersebut, akan punya efek yang berbeda. Daging yang dimpan pada freezer mampu bertahan antara 1-3 bulan. Caranya, masukkan daging dalam kemasan kedap udara atau ditutup rapat sebelum Anda memasukkannya ke freezer. Hanya saja pada daging giling atau cincang, mungkin hanya awet selama  satu bulan. Catatannya, semakin lama Anda menyimpan daging, makin berkurang pula kandungan gizinya.

Nah, kalau Anda ingin memasak sediaan daging untuk jangka beberapa hari ke depan, menyimpan daging di kulkas bisa jadi pilihan. Kulkas mampu mengawet daging selama krang lebih sepekan pada suhu di bawah 5 derajat celcius. Kalau suhunya lebih dari 10 derajat celcius, sebaiknya segera dimasak dalam jangka tidak lebih dari tiga hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda