Scroll to Top

Anak Makin Gendut Jika Susunya Mengandung Sukrosa

By Ilham Choirul / Published on Sunday, 20 Nov 2011

Tidak semua produk susu untuk anak itu menyehatkan. Ada sebagian produk yang ternyata justru membuat anak mengalami obesitas alias kegemukan. Ini dipicu dari penggunaan pemanis sukrosa yang ditambahkan pada susu.

Selain memicu obesitas, sukrosa juga ampuh dalam merusak gigi dengan menimbulkan karies. Menurut publikasi Institute of Medicine pada 2005 dan The American Academy of Pediatric Dentistry pada 2008, karies ini tidak terbentuk secara instan. Tetapi, perlu proses panjang. Jika sejak bayi sudah diberikan susu formula yang mengandung sukrosa, maka dia berpotensi mengalami karies gigi lebih cepat sewaktu tumbuh gigi. Apap pun jenis susunya, lebih baik segera bersihkan mulut anak usai minum susu.

Dalam hal ini memang perlu edukasi buat para ibu agar dapat memilih susu yang tepat buat anak. Kemampuan membaca bahan baku produk susu sangat penting. Biasanya terdapat pada salah satu sisi kemasannya.

Lebih baik lagi jika anak masih di bawah enam bulan diberi ASI saja tanpa penambahan susu formula. Karena, pemanis yang ada dalam ASI berupa laktosa yang bisa menyediakan 40 persen energi, menguatkan kekebalan tubuh, dan mengingkatkan flora yang “bersahabat” di usus.

Di Indonesia sendiri, obesitas menjangkiti anak usia 0-5 tahun sebesar 12 persen. Usia 6-14 tahun, pada anak pria sebesar 10 persen dan wanita sebesar 6 persen. Sementara itu, ada 19 persen anak Indonesia di atas 15 tahun yang mengalami obesitas. Hasil ini diambil dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007.

“(Sukrosa) tidak hanya meningkatkan risiko obesitas tapi juga akan mempengaruhi kecukupan asupan mikronutrien yang akan mengganggu pertumbuhan anak,” kata Dr Inge Permadhi, MS, SpGK, koordinator Pelayanan Masyarakat Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran UI, seperti disitat Republika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda