Scroll to Top

Diet Ala Media Sosial

By Ibnu Azis / Published on Sunday, 20 Nov 2011

Diet ala media sosial

Media sosial, khususnya jejaring sosial, kini tidak hanya sebagai media dalam bercuap-cuap, narsis, bertegur sapa, atau sekadar eksis. Berdasarkan penelitian terbaru, jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter, dapat menjadi media baru dalam ranah kesehatan. Khususnya untuk urusan diet.

“Jejaring sosial kini dapat dijadikan mentor, semacam panduan untuk menurunkan berat badan. Dengan teknologi, penderita obesitas dapat dengan cepat mendapatkan, tips, triks, serta sugesti atau motivasi dan cara praktis menurunkan berat badan secara cepat,” tutur Marjorie Nolan, salah satu anggota American Dietetic Association.

Gejala ini tentu saja akibat kecenderungan manusia yang tidak pernah lepas dari gadget dan teknologi. “Mereka selalu rutin mengakses media sosial. Belum lagi sekarang dengan smartphone atau gadget canggih yang mampu dibenamkan pelbagai aplikasi diet secara gratis,” imbuhnya.

Setidaknya ada lima manfaat yang bisa didapat dari media sosial yang apabila dilakukan secara maksimal mampu mengurangi masalah obesitas. Berikut diantaranya:

Motivasi dari teman

Apabila kita mengumumkan sedang melakukan diet di media sosial, maka teman (followers) akan secara otomatis medukung kita. Lewat mention, retweets, dan komentar, mereka akan terus men-support terlebih jika usaha kita sukses. Inilah yang memantik dan memicu semangat berdiet makin giat lagi.

Indahnya berbagi

Tidak sedikit situs-situs di internet yang memberikan tips serta triks terkait dengan aktivitas diet. Kita bisa memanfaatkan fasilitas itu. Jika sukses, bagikan kepada teman (followers) Anda. Berbagi adalah salah satu kunci sukses berdiet di media sosial. Jika tips atau pengalaman Anda sukses, maka akan banyak yang membagikannya lagi (retweets). Namun jika gagal, tidak sedikit dari mereka yang akan mengoreksinya. Indahnya berbagi.

Ubah ponsel Anda jadi dokter pribadi

Sekarang, tidak sedikit telepon genggam, entah itu smartphone atau telepon middle end yang telah mendukung pelbagai aplikasi kesehatan. Khususnya diet. Anda tak perlu lagi mencari dokter pribadi atau ahli gizi. Gunakan aplikasi tersebut sebaik-baiknya. Di aplikasi tertentu, terdapat menu berbagi. Sehingga dapat sharing hasil aktivitas diet ke teman-teman Anda.

Pantau secara online

Selain aplikasi di telepon selular, di beberapa website juga terdapat tool yang serupa. Dan bahkan kita dapat memantaunya secara online. Pencatatan ini rutin dilakukan dan Anda dapat membandingkan hasil diet dari waktu ke waktu sehingga tahu progres yang dialami. Apakah berhasil atau justru gagal.

Ikuti mailing list

Salah satu kelebihan mailing list adalah, kita dapat berbagi dan mendapatkan tak hanya teman, namun juga ilmu dari siapapun dan dimanapun. Aktivitas di mailing list sangat padat. Sangat cepat. Sangat ramai. Kita dapat mencari group di mailing list yang membahas tentang masalah diet (obesitas). Dengan demikian, mailing list dapat digunakan sebagai media konsultasi online bagi siapa saja dengan siapa saja yang dimana saja. Dan mailing list bisa membuat orang lebih lega atau lebih maksimal dalam berkonsultasi. Karena mereka tidak bertemu face to face secara langsung.

Nah, apakah Anda mengalami masalah obesitas atau sedang menjalankan program diet? Nampaknya tips di atas layak untuk dicoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda