Scroll to Top

Kimchi, Asinan Sayuran dari Korea yang Kaya Manfaat

By Ilham Choirul / Published on Monday, 21 Nov 2011

Korea, selain dikenal sebagai negeri ginseng, juga memiliki sebuah kuliner yang tidak kalah populernya yaitu kimchi. Dulu kimchi disebut juga chim-chae. Menu ini diolah dari  berbagai sayuran yang dijadikan sebagai salah satu makanan pendamping lauk pauk (banchan) di kala waktu makan tiba. Biasanya disajikan pada piring kecil dan dimakan habis untuk satu kali waktu makan itu.

Umumnya, kimchi dibuat dari sawi putih dan lobak. Namun, dalam perkembangannya, sayuran lain juga disertakan sesuai selera. Sayuran itu dipasukan dengan berbagai bumbu dan bahan, antara lain bawang putih, cabai merah, daun bawang, cumi-cumi, tiram atau makanan laut lain, jahe, garam, dan gula. Kimchi ada yang dibuat secara segar atau difermentasikan terlebih dahulu.

Pada kimchi fermentasi, terdapat bakteri lactobasillus yang bermanfaat bagi kesehatan usus. Penelitian di Korea juga menyebutkan, kimchi hasil fermentasi bermanfaat dalam mengurangi lemak pada penderita obesitas. Ada enzim yang mampu menghancurkan lemak. Selain itu, kandung gizi yang ada di kimchi adalah vitamin A, thiamine (B1), riboflavin (B2), kalsium, dan zat besi

Variasi kimchi, menurut Museum Kimchi Pulmuone, ada sekitar 187 variasi kimchi. Contohnya adalah ggakdugi, oisobaegi, dan kkaennip. Memasak kimchi memang tidak kaku resepnya. Semua bisa divariasi menurut selera.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda