Scroll to Top

Sejak 1997, Barcelona-AC Milan “Bertukar” 13 Pemain

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 22 Nov 2011

AC Milan Barcelona

Apa yang menarik dari duel AC Milan vs Barcelona di Liga Champions? Bukan hanya karena buku Zlatan Ibrahimovic yang memojokkan Pep Guardiola. Bukan pula keinginan Rossoneri menjadi tim pertama yang mampu menumbangkan Barcelona dalam tujuh bulan. Melainkan juga, sejarah transfer kedua tim.

Boleh dibilang, ada keunikan tersendiri tentang hal ini. Ada 13 pemain yang berpindah dari AC Milan ke Barcelona maupun sebaliknya.

Beberapa berupa transfer langsung dan sisanya mesti melalui satu atau beberapa klub sebelum datang dari tanah Lombardy ke tanah Catalan.

Transfer langsung pertama yang terjadi untuk pemain AC Milan ke Barcelona adalah Michael Reiziger dan Cristophe Dugarry pada awal musim 1997/1998. Reiziger, salah satu bek terbaik Belanda pada masanya, digunakan Louis Van Gaal untuk melengkapi skuad negeri Belanda di Barcelona.

Tercatat, Reiziger tinggal di Camp Nou selama tujuh musim. Sementara itu, Dugarry yang merupakan penyerang Perancis di Piala Dunia 1998, tidak maksimal saat berseragam Catalan.

Winston Bogarde menyusul Reiziger setahun kemudian.

Kedatangan terakhir pemain Rossoneri ke Barcelona terjadi pada musim 2001/2002. Ia adalah Francesco Coco sang selebritis yang hobi bermain bola.

Sayang, bek kiri ini tidak tampil apik selama bermain di Camp Nou. Kembalilah Coco bersama pesta dan gadis-gadis cantik di Italia.

Kalau Barcelona mendapatkan pemain yang “kurang wah” dari AC Milan, Rossoneri sebaliknya. Transfer diawali dari sosok Rivaldo pada tahun 2002.

Rivaldo yang begitu jaya di Barcelona, diharapkan tampil sebagai penyelamat AC Milan. Sayang, San Siro justru menjadi kuburan pemain internasional Brazil ini. Bahkan, ia sempat dilabeli sebagai pembelian terburuk AC Milan.

Yang paling heboh tentu Ronaldinho. Kepentingan Pep untuk menjadikan Lionel Messi sebagai raja Camp Nou membuat Ronaldo kecil mesti hijrah.

Pilihannya AC Milan, klub yang menamatkan karier cemerlang Rivaldo sang senior. Messi mewarisi nomor 10 Dinho dan si pemain tonggos melanjutkan sihir di San Siro.

Gianluca Zambrotta sang bek sayap datang berikutnya ke AC Milan pada 2009. Namun, tak ada yang lebih gila daripada Zlatan Ibrahimovic. Ia bagaikan lepas dari kurungan ayam bernama Camp Nou.

Di Barcelona, Ibracadabra disuruh bermain melebar demi (siapa lagi kalau bukan) Lionel Messi. Alhasil, ayam yang lepas ini berkokok lantang, berkata ini dan itu, untuk melegitimasikan kemandulan dan statusnya sebagai cadangan selama berseragam Barcelona.

Selain pemain-pemain di atas, ada pula bintang sepakbola yang pernah mengenakan kostum dua klub yang akan berlaga Kamis pagi. Ronaldo, Edgar Davids, Demetrio Albertini, dan  Mark Van Bommel pernah mengecap tinggal di Camp Nou dan San Siro.

Bedanya, empat pemain ini tidak ditransfer langsung antar kedua klub. Ronaldo misalnya. Ia membutuhkan rute Internazionale dan Real Madrid sebelum ke AC Milan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda