Scroll to Top

9 Gol Bunuh Diri di Liga Champions Musim 2011/2012

By Fitra Firdaus / Published on Friday, 25 Nov 2011

Sah-sah saja Arsene Wenger berkata, tekanan di Liga Champions lebih ringan daripada kompetisi domestik. Mengingat lawan lebih berat, para pemain dan pelatih tidak dituntut terlalu tinggi. Namun, fakta berbicara lain. Hingga matchday 5 Liga Champions musim ini, atau setara dengan 80 pertandingan, sudah ada 9 pemain yang melakukan gol bunuh diri.

1.  Alyaksandr Valadzko (BATE Borisov vs Barcelona 0-5)

Gelandang Belarusia keturunan Polandia ini menjadi pemain pertama yang mencetak gol bunuh diri. Entah karena gugup melawan Barcelona atau karena bermain di kandang sendiri, Valadzko membantu Lionel Messi dkk.

Valadzko yang kelahiran 1986, menjadi pemain pertama yang mencetak gol dalam laga tersebut. Setelahnya, Barcelona menambah 4 gol lagi untuk mengendapkan BATE Borisov 0-5.

2. Holger Badstubber (Napoli vs Bayern Muenchen 1-1)

Holger Badstubber

Bek Bayern Muenchen ini dipastikan tidak akan tidur berbulan-bulan karena gol bunuh diri menghadapi Napoli. Bukan apa-apa, jika Badstubber tidak salah mengantisipasi bola, Muenchen akan mencatat sebagai tim yang selalu menang dalam 5 laga penyisihan grup Liga Champions.

Lebih ironis lagi, gol bunuh diri Badstubber juga mematahkan rekor brilian Manuel Neuer. Kiper utama timnas Jerman ini sebelumnya sudah mencatat rekor 1147 menit tak terbobol.

Hendak memecahkan rekor Danny Verlinden sebagai kiper terlama tak terbobol di Eropa, Neuer mesti menelan ludah. Gawangnya tak dikoyak oleh penyerang Napoli, Edinson Cavani. Malah, dibobol oleh rekan sendiri.

3. Carlos Marchena (Manchester City vs Villarreal 2-1)

Marchena bunuh diriSama seperti Badstubber, Marchena melakukan kesalahan fatal untuk membatalkan kemenangan tim. Bertandang ke Etihad Stadium, Villarreal justru mengejutkan tuan rumah dengan gol cepat Cani di menit 4.

Sempat membuat pasukan Roberto Mancini kebingungan, Kapal Selam Kuning justru terjun bebas dalam 50 menit terakhir. Gara-garanya, gol bunuh diri sang kunci lini pertahanan.

Lebih menyakitkan lagi, Marchena terpaksa menahan napas ketika Sergio Aguero mencetak gol penentu kemenangan City di menit terakhir

4. Hugo Lloris (Real Madrid vs Lyon 4-0)

Matchday 3 benar-benar menghantui semua penghuni lini pertahanan. Tidak hanya bek, tetapi juga kiper. Buktinya, gol bunuh diri meningkat pesat. Demikian pula untuk Hugo Lloris.

Kiper yang dinominasikan sebagai kiper terbaik versi UEFA musim lalu ini tak bisa berbuat banyak ketika memasuki Santiago Bernabeu. Selain digelontor dengan 3 gol, Lloris juga menciptakan gol lawan di menit 55.

5. Cristian Sarghi (Manchester United vs Otelul Galati 2-0)

Timnya, Otelul Galati, berangkat ke Manchester untuk bertahan. Kinerja juara Rumania pun terbukti ampuh di Old Trafford. Hingga menit 86, mereka bisa memberikan perlawanan berarti.

Namun, semua berakhir ketika bek Cristian Sarghi melakukan gol bunuh diri di menit 87. Tembakan Wayne Rooney dibelokkannya ke gawang sendiri dan membuat klubnya tak pernah meraih poin dalam seluruh laga di penyisihan grup. Uniknya, pendukung Otelul Galati tetap bernyanyi mendukung klub mereka yang tenggelam.

6. Vasili Berezutski (CSKA Moskwa vs Lille 0-2)

Matchday 5, CSKA Moskwa membutuhkan kemenangan penting untuk menempel Internazionale sang pemuncak klasemen Grup B. Optimisme melayang di Luzhniki karena mereka cuma menghadapi Lille.

Klub Prancis ini sebelumnya tak pernah menang. Bahkan, mereka ditahan 2-2 pada pertemuan pertama. Namun, apes. Semua berantakan ketika Vasili Bereutzki sang bek berusia 29 tahun, melakukan blunder fatal.

Gol bunuh dirinya pada awal babak kedua, meruntuhkan mental para pemain CSKA. Alhasil, penyerang kesayangan Lille, Mousa Sow, bisa menggandakan keunggulan dan memperpanjang napas juara Prancis di Liga Champions.

7. Phil Jones (Manchester United 2-2 Benfica)

Manchester United vs Benfica 2-2

Jones adalah pemain terbaik ketika United menjamu Otelul Galati di matchday 4. Hal sebaliknya terjadi di matchday 5. Menghadapi Benfica, bek muda ini melakukan kesalahan fatal.

Ia bagaikan striker yang haus gol. Tembakan Nicolas Gaitan ditambah dengan sodoran kakinya membuat Old Trafford terdiam di menit 3. David De Gea pun tak menyangka rekannya sendiri yang membobol gawang.

Hasil akhir 2-2 bagi United adalah prahara dalam laga ini. Apalagi 2 gol Benfica lahir dari kesalahan lini belakang mereka yang kebingungan sendiri.

8. Razvan Rat (Shakhtar Donetsk vs Porto 0-2)

Bek kiri Rumania ini melesat naik sejak 2002. Hingga usia 30 tahun, ia sudah bermain 79 kali untuk negaranya. Namun, kesalahan tetap bisa dilakukan.

Ketika Shakhtar Donetsk menghadapi Porto, laga ini ibarat laga krusial. Bukan masalah lolos ke babak 16 besar, tapi mencari tiket ke Europa League. Setelah tertinggal oleh gol Hulk di menit 79, Rat yang mungkin frustrasi, justru membobol gawangnya sendiri di injury time.

9. Mark van Bommel (AC Milan vs Barcelona 2-3)

Van-Bommel-own-goal

Van Bommel mungkin masih mencintai Barcelona sehingga melakukan gol bunuh diri ketika bertemu dengan mantan klubnya. Bertanding di San Siro, ia membuka keran gol El Barca. Umpan Seydou Keita diteruskan ke gawang sendiri.

AC Milan sendiri, harus menerima kenyataan pahit untuk kalah 2-3 dari sang rival terberat. Padahal, banyak yang berharap Rossoneri akan tim pertama yang menaklukkan Barcelona .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda