Scroll to Top

Ikang Fawzi, Bukan Sembarang “Preman”

By Aditya / Published on Sunday, 27 Nov 2011

Di sepanjang dekade 1980-an, Ikang Fawzi memang ibarat ”preman” seperti judul lagu yang lantang dinyanyikannya. Namun, rocker bernama lengkap Ahmad Zulfikar Fawzi ini bukan sembarang ”preman”. Inilah ”preman” dalam arti yang positif, karena Ikang Fawzi adalah rocker sejati yang berdedikasi.

Ikang Fawzi pernah merajai ranah musik rock sebagai solois yang nyaris tanpa tanding. Disebut tanpa tanding karena waktu itu hanya sedikit rocker pria yang berani mengarungi rimba rock tanpa ”berlindung” di balik embel-embel band. Ikang, yang pernah dinobatkan sebagai ”The Best Rocker 1987”, dengan mantap menjalani masa mudanya sebagai rocker independen.

Para rocker sejawatnya rata-rata pernah atau masih berkiprah bersama band selain bersolo karir, sebut saja Achmad Albar (God Bless ), Harry Mukti (Adegan), atau Gito Rollies (The Rollies). Sedangkan solois semacam Iwan Fals, Chrisye, atau Farid Hardja, tak bisa dijadikan perbandingan karena genre musiknya berbeda.

Ikang Fawzi Bersama Ian Antono

Kendati berjalan sendiri, namun Ikang Fawzi tidak lalai untuk menjalin silaturahmi. Dalam beberapa kesempatan, ia bahkan bergabung dengan para musisi papan atas untuk bersama-sama menyanyikan sejumlah lagu, seperti Achmad Albar, Ian Antono, Iwan Fals, Gito Rollies, Nicky Astria, Anggun C. Sasmi, Renny Jayusman, dan sederet nama tenar lain.

Populeritas suami Marissa Haque ini memang meroket berkat lagu ”Preman”. Namun, sejatinya masih banyak lagunya yang menjadi hits pada masa itu, seperti ”Permata Hitam”, ”Jangan Main Api”, ”Randy & Cindy”, ”Bersatu dalam Rock & Roll”, ”Hakiki”, dan masih banyak lagi. Total, karib Addie MS ini telah menghasilkan 3 album solo, 1 album kompilasi, dan beberapa kali urun suara di sejumlah karya musisi sejawatnya.

Diskografi

  • Selamat Malam – 1985
  • Randy & Cindy – 1986
  • Preman – 1987
  • The Very Best of Ikang Fawzi – 2000
  • Semestinya (Album Achmad Albar) – 1993
  • Jangan Bedakan Kami (Bersama Pakarock) – 1990

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda