Scroll to Top

Produktivitas Klub Liga Spanyol Paling Jomplang di Eropa

By Fitra Firdaus / Published on Thursday, 01 Dec 2011

Real Madrid mencetak 46 gol dalam 13 laga. Sementara, Barcelona 42 gol dari 14 pertandingan. Jika hanya melihat kedua klub di atas, betapa digdayanya Liga Spanyol.

Real Madrid (1)

Sebuah pertandingan yang dijalani dua rival bebuyutan, hampir dipastikan selalu banjir gol. Tercatat, cuma dua kali Real Madrid dan Barcelona tak bisa membobol gawang lawan selama 90 menit.

Namun, bicara keadilan, tidak ada liga yang seekstrem La Liga. Tengoklah Liga Italia.

Liga yang konon berpeluang lebih sedikit mencetak gol ini lebih “merata” dalam urusan mencetak gol. Klub terbanyak mengoyak jala lawan adalah AC Milan dengan 27 gol. Sementara, yang tersedikit adalah Cesena yang mengemas 6 gol. Perbedaannya cuma 21 gol.

Sementara itu, Liga Inggris menempatkan Manchester City sebagai klub paling banyak membobol gawang lawan dengan 43 gol, 3 lebih sedikit daripada Real Madrid.

Bandingkan dengan klub tersedikit membobol gawang lawan di kompetisi ini. Ada Swansea, West Brom, dan Wigan yang mengemas 12 gol. Margin klub terbanyak dan tersedikit membobol gawang lawan hanyalah 31 gol.

Bagaimana dengan Primera Division? Klub paling sedikit mencetak gol adalah Granada.

Dari 12 laga, mereka hanya mengemas 5 gol. Taruhlah laga melawan Real Mallorca yang belum selesai, ikut dihitung. Maka, jumlahnya menjadi 7 gol. Jika dilihat marginnya dengan Real Madrid, perbedaan produktivitas terpaut 39 gol!

Jumlah jomplang ini juga bisa dilihat dari rata-rata gol klub-klub La Liga. Sejauh ini 20 klub di kompetisi tertinggi Spanyol sudah mengemas 337 gol dengan rerata 16,85 gol untuk setiap klub.

Barcelona

Andaikan Barcelona dan Real Madrid menghilang, maka terlihatlah betapa “miskinnya” Liga Spanyol menghibur penonton.

Cuma ada 249 gol! Liga Spanyol kehilangan 88 gol atau lebih dari 25% gol jika Real Madrid dan Barcelona tidak ada di dalam kompetisi yang dianggap terbaik di Eropa.

Ketimpangan ini jelas menimbulkan pertanyaan besar ke depan. Apakah benar Liga Spanyol cukup menghibur hanya dari permainan menyerang yang mereka peragakan? Ataukah penonton, yang dicekoki doktrin sepakbola modern, membutuhkan gol demi gol dalam setiap pertandingan?

Selain Granada yang baru mengemas 5 gol dari 12 pertandingan, ada Santander yang baru mencetak 9 gol dari 13 pertandingan.

Di atas mereka, masih ada dua klub yang gagal menyetarakan jumlah gol dengan jumlah pertandingan (13 laga). Mereka adalah Real Mallorca dan Espanyol (10 gol), Villarreal (11 gol), Real Betis, Real Zaragoza, Real Sociedad, dan Sporting Gijon (12 gol).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda