Scroll to Top

Teknologi X-Ray Pecahkan Teka-Teki Lukisan Rembrandt

By Oktavianus Arthadiputra / Published on Saturday, 03 Dec 2011

Lukisan berjudul ‘orang tua berjenggot’ selama ini menjadi suatu teka-teki tak terpecahkan bagi para pecinta seni lukis. Sebabnya, lukisan tersebut dianggap kritikus seni bukan hasil karya pelukis terkenal asal Belanda, Rembrandt Harmenszoon van Rijn. Tetapi, hasil karya seorang murid sang maestro lukis tersebut.

rembrandt-berjenggot

Namun, saat ini sudah ditemukan jawabannya, setelah sejumlah ilmuwan sejarah yang tergabung dalam suatu tim membuat penelitian secara khusus terhadap lukisan ‘orang tua berjenggot’. Menggunakan bantuan teknologi X-Ray, tim ilmuwan memastikan bahwa lukisan tersebut asli goresan tangan Rembrandt sendiri.

Profesor Ernst van de Wetering, seorang profesor pensiunan seni sejarah di Universitas Amsterdam, Belanda, memastikan hal ini. Ia merupakan ilmuwan yang turut serta dalam tim untuk melakukan penelitian terhadap lukisan kontroversial itu.

Dalam penelitian yang dilakukan, para tim menemukan adanya suatu outline awal yang dibuat oleh Rembrandt, sebelum akhirnya pelukis itu berubah pikiran dan menggambar seorang pria tua sebagai pengganti outline tersebut.

Seperti diketahui, para pelukis terkenal sering membuat sketsa tersembunyi dibalik hasil karya terkenal mereka. Seperti yang dilakukan oleh pelukis Van Gogh dan Goya.

Tim ilmuwan mengkaji lukisan dengan menggunakan teknik baru yang disebut XRF. Teknik ini menggunakan sinar x yang dipancarkan ke seluruh bagian lukisan. Pancaran sinar x yang kuat tersebut menyebabkan atom dalam lapisan lukisan akan memancarkan ‘neon’ x-ray. Atom akan menunjukkan pigmen yang digunakan dan tersembunyi dalam lapisan cat. Sehingga, bisa mengungkapkan rahasia pada masa kapan warna tersebut sering digunakan dalam dunia lukis.

Pengujian terhadap lukisan ‘orang tua berjenggot’ menggunakan teknik x-ray itu dilakukan di Inggris dengan bantuan dana dari Institute ESRF, Perancis, dan difasilitasi di New York. Teknik yang sama juga akan dilakukan untuk memeriksa sembilan lukisan lain pada tahun depan.

“Para pecinta dan kritikus lukisan Rembrandt meminta kami untuk menerapkan teknik x-ray pada lukisan tersebut, untuk memastikan apakah itu hasil karya Rembrandt,” ujar pengembang teknik x-ray, Profesor Koen Janssens dari Universitas Antwerp.

Setelah hasil uji menggunakan x-ray ditunjukkan, lanjut Janssens, mereka mengakui bahwa lukisan ‘orang tua berjenggot’ merupakan lukisan Rembrandt sendiri. Ini dipastikan dari outline awal pada lukisan tersebut, yang menggambarkan potret diri dengan topi khas dan bentuk wajah. Suatu gaya melukis yang dilakukan oleh Rembrandt, sebagai pencirian untuk membedakan lukisan dirinya dengan pelukis terkenal lain.

Teknik lukisan yang digunakan Rembrandt adalah chiaroscuro, yang memberikan kontras yang cukup jelas antara bayangan dan pantulan cahaya dengan gradasi halus sekaligus memberikan efek dramatis bagi yang melihat.

Sepanjang hidupnya, Rembrandt telah menghasilkan 600 lukisan, 300 sketsa, dan 2.000 gambar. Kebanyakan berupa self portrait, seperti pada lukisan ‘orang tua berjenggot’.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda