Scroll to Top

Tak Penuhi Kontrak, Beyonce Dituntut USD$100,000,000

By Andhika / Published on Friday, 09 Dec 2011

Beyonce dituntut oleh Gate Five, sebuah perusahaan pembuat game sebesar $100 Juta. Gugatan tersebut diajukan karena Beyonce tidak menyelesaikan kontrak pembuatan game bergenre dance yang mereka sepakati pada Bulan April lalu.

Gate Five mengklaim bahwa penyanyi R&B tersebut tiba-tiba meninggalkan proyek pembuatan game Starpower: Beyonce. Juru bicara Gate Five juga menambahkan bahwa Beyonce sebelumnya meminta tambahan pembayaran diluar dari kontrak yang kemudian mereka tolak.

Pengadilan di Manhattan menolak permintaan Beyonce untuk membatalkan tuntutan tersebut dan mempersilahkan Gate Five untuk melanjutkan gugatan mereka.

Gate Five meminta ganti rugi sebesar $100,000,000 atau sekitar 900 Milyar Rupiah. Angka tersebut merupakan estimasi keuntungan yang akan mereka dapat dari penjualan game ini. Gate Five mengatakan pihaknya telah menginvestasikan $7,000,000 dalam proyek ini.

Dalam tuntutannya, Gate Five menulis Beyonce telah “menghancurkan” bisnis mereka dan menyebabkan setidaknya 70 orang menjadi pengangguran karena batalnya proyek ini.

Sementara itu, pengacara Beyonce mengatakan bahwa mereka memiliki hak untuk pergi. Hal tersebut karena pihak Gate Five tidak memenuhi kewajiban mereka untuk melunasi pembayaran pada pertengahan November.

Sementara itu, kabar tentang kehamilan Beyonce telah menjadi salah satu berita hits akhir-akhir ini. Kabar kehamilannya tersebut memicu 9000 posting/detik di twitter. Apalagi setelah tuduhan kehamilan palsu menerpa dirinya. Tentang tudingan tersebut, Beyonce hanya berkomentar singkat,

“Saya tetap tenang, itu sangat konyol dan tidak penting”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda