Scroll to Top

Konsumsi Xylithol Cegah Infeksi Saluran Telinga

By Ilham Choirul / Published on Tuesday, 13 Dec 2011

sakit telinga

Selain dipakai untuk pengganti gula pada permen karet, xylithol ternyata punya manfaat untuk menghambat bakteri yang menyebabkan infeksi di saluran telinga. Hasil ini adalah temuan dari tiga penelitian di Finlandia yang termuat dalam Cochrane Reviews.

Pemanis buatan yang diracik dari kulit kayu birch menjadi gula alkohol ini, punya kemampuan menghentikan koloni bakteri penyebab infeksi di saluran telinga tengah dan mencegahnya menuju saluran eustachius. Biasanya bakteri bersarang di atas langit-langit lunak pada telinga.

Pada pengamatan sejumlah responden yang mengunyah permen karet mengandung xylithol, mereka punya potensi terkena otistis akut yang lebih rendah dari konsumen permen karet jenis lain. Sehingga, peneliti menyarankan agar mengonsumsi permen karet xylithol ini dua potong seusai makan berat atau sekadar ngemil. Ini setara dengan lima kali makan permen karet per hari.

Seperti dikutip Rodale News, konsumsi xylithol tidak terbatas pada permen karet saja. Anda bisa pula mengonsumsinya melalui sirup pemanis xylithol atau sirup pelega tenggorokan yang punya kandungan pemanis tersebut.

Namun, kalau Anda punya hewan piaraan, terutama anjing, sebaiknya hati-hati. Jangan sampai ditelannya. Dalam dosis sekecil apa pun, xylithol berbahaya untuk anjing.

Di Amerika Serikat, tiap tahun ada sekitar 16 juta kunjungan ke dokter akibat masalah infeksi telinga. Sebagian dialami anak-anak yang masih bersekolah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda