Scroll to Top

Tanah Seribu Candi, Myanmar

By C Novita / Published on Thursday, 15 Dec 2011

Myanmar adalah salah satu wilayah di Asia Tenggara yang terkenal dengan warisan budaya unik berupa ribuan candi-candi yang terbuat dari batu bata merah, hampir sama dengan yang ada di beberapa daerah di Indonesia, seperti di Trowulan Mojokerto. Walaupun kegiatan pariwisatanya hingga kini masih kalah jauh dari Malaysia, Indonesia, bahkan Singapura.

candi bata myanmar

Pemerintahan junta militer yang berkuasa di negara tersebut membuat segala sesuatunya menjadi begitu ketat dan disiplin. Namun justru karena itulah, berbagai objek wisata dan keadaan negara tersebut masih terlihat sangat alami dan tidak penuh dengan kesemrawutan.

Di sebuah pedalaman bernama Bagan, dimana hutan dan candi-candi Budha-nya masih sangat banyak, wisatawan biasanya berkumpul dikala subuh menjelang untuk menikmati keindahan matahari terbit.

Biasanya, dari sebuah candi yang terletak di sebuah bukit di Bagan, akan nampak latar belakang hutan dengan ratusan candi yang bermunculan di antara pepohonan.

Bagan adalah nama sebuah kota lama di Propinsi Mandalay, Myanmar. Dahulu, Bagan bernama Arimaddana (kota penakluk musuh). Ada juga yang menyebutnya Tambadipa atau Tanah Tembaga.

Bagan dibangun oleh Raja Anawrahta pada abad ke 11. Dikutip dari Kompas.com, tanah ini lalu bekerja sama dengan Srilanka dalam pengembangan ajaran Budha.

Itu sebabnya, candi-candi di Myanmar lebih beraliran candi Budha. Pada beberapa candi, bahkan terdapat patung Budha dengan tinggi 20 meter, dan terbuat dari emas. Ada pula candi dengan patung Budha sedang tidur dengan panjang lebih dari 30 meter.

Jika Anda hendak berkunjung ke Myanmar, maka perbedaan waktu yang berlaku hanya 30 menit atau setengah jam saja.

Mata uangnya adalah Kyat, yang nilai satu Kyatnya sama dengan Rp.10 .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda