Scroll to Top

Dibajak, Rhoma Irama Rugi Banyak

By Aditya / Published on Thursday, 15 Dec 2011

Rhoma Irama sangat menyesalkan maraknya aksi pembajakan karya musik yang menjangkiti industri permusikan di Indonesia. Menurut sang raja dangdut, aksi pembajakan telah merugikan pemerintah dan rakyat Indonesia sendiri.

 “Di negara seperti Amerika Serikat, musik menjadi pendulang devisa terbesar. Sedangkan pembajakan (di Indonesia) membuat negara kehilangan devisa mencapai Rp 12 trilliun selama 1 tahun,” sesal pentolan Soneta Grup ini di Surabaya, Rabu (14/12).

Pedangdut legendaris ini menambahkan, yang paling banyak dirugikan tentu saja para musisi itu sendiri. Kerugian materi maupun non materi para pencipta lagu, termasuk dirinya yang telah menciptakan puluhan lagu, tidak terkira lagi.

 “Kalau kerugian saya pribadi sangat banyak. Tidak bisa hitung berapa kerugiannya. Itu belum termasuk artis atau penyanyi lain,” tukas ayah dari Ridho Rhoma ini.

Rhoma Irama pun mengajak semua pihak untuk memberantas aksi pembajakan. Ia juga menyesalkan kurangnya perhatian dari pemerintah dalam menyikapi mafia pembajakan lagu hasil karya musisi pribumi.

 ”Semua harus ikut berperan dalam memerangi pembajakan hak cipta. Saya juga melihat pemerintah juga masih kurang serius untuk menangani kasus pembajakan ini,” tutur mantan suami dari Angel Lelga ini mengakhiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda