Scroll to Top

Inilah Alasan Mengapa Anda Tidak Di-“follow back” di Twitter

By Melissa / Published on Friday, 16 Dec 2011

Pernah merasa akun Twitter Anda tidak bertambah jumlah followers-nya padahal Anda sudah mem-follow banyak akun lain? Di manakah letak kesalahan Anda?

Simak kiat-kiat di bawah ini agar orang yang Anda follow akhirnya tertarik untuk mem-follow Anda kembali:

  1. Tidak ada profile picture. Akun tanpa profile picture identik dengan akun spam. Ganti gambar telur di profil Anda dengan foto diri sendiri yang lebih menarik.
  2. Profile picture terlalu ekstrim. Orang-orang tidak menyukai foto atau gambar yang terlalu ‘heboh’. Pilihlah foto profil yang tidak mengandung kekerasan, SARA atau pornografi.
  3. Tidak ada biografi.Meski biografi hanya bisa diisi 160 karakter, namun tidak dipungkiri bio adalah elemen penting pada profil Anda. Jangan biarkan kolom ini kosong dan mulailah mengisinya dengan menceritakan latar belakang, pekerjaan, atau hobi Anda.
  4. Tidak punya situs. Meski tidak terlalu ‘fatal’, masih ada pengguna yang tidak ingin mem-follow seseorang jika orang tersebut tidak mencantumkan blog atau situs si empunya.
  5. Terlalu banyak mem-follow tapi hanya memiliki sedikit followers. Rasio following/followers ternyata cukup penting untuk dijadikan referensi. Orang-orang menganggap akun Anda bermasalah atau kurang menarik.
  6. Linimasa dipenuhi feed dan broadcast message. Jika Anda menggunakan Twitter hanya untuk menyalurkan ulang post terbaru di blog Anda atau lokasi check-in Anda di Foursquare, tentunya para pengguna akan bosan dengan akun Anda.
  7. Tidak ada percakapan dan interaksi. Jika Anda tidak membalas orang-orang yang me-mention dan me-retweet Anda, akhirnya orang-orang akan menganggap Anda sombong atau membosankan.
  8. Terlalu berusaha untuk berjualan. Jika Anda memiliki suatu produk bagus untuk dipromosikan, jangan terlalu sering mengiklankan produk tersebut. Selingi dengan fakta menarik seputar produk tersebut yang berguna untuk menambah pengetahuan followers Anda.
  9. Minat yang berbeda. Terkadang orang tidak mem-follow Anda bukan karena tidak menyukai Anda, tetapi karena minat Anda yang berbeda. Para pecinta olahraga mungkin tidak akan mem-follow Anda jika Anda banyak nge-tweet soal kuliner.
  10. Terlalu banyak kutipan. Meski Anda yakin kutipan-kutipan favorit Anda dapat menginspirasi para followers, namun mereka tentunya tetap lebih menyukai tweet asli buatan Anda.
  11. Terlalu banyak promosi diri. Jangan hanya memasang taut ke blog atau produk Anda saja, bagikan juga taut blog atau produk lain yang menurut Anda menarik.
  12. Jarang nge-tweet. Jika Anda terakhir nge-tweet 2 bulan yang lalu, sudah pasti para followers lama-lama akan meninggalkan Anda.
  13. Terlalu sering nge-tweet. Kebalikan dari yang sebelumnya, jika Anda nge-tweet tiap 15 menit, tentunya para followers akan kabur untuk melindungi linimasa mereka dari serbuan tweet-tweet Anda.

(via All Twitter)

Tagged as:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda