Scroll to Top

China Mengharuskan Microblogger Untuk Menggunakan Nama Asli

By Joko Utomo / Published on Saturday, 17 Dec 2011

microbloggerPengguna internet makin mendapat tekanan yang lebih ketat di China. Belum lama ini pemerintah mengharuskan agar sebelum memasukan posting, para microblogger harus menggunakan nama identitas yang asli. Tujuannya tentu saja untuk mengawasi penggunan internet di antara mereka.

Menurut berita yang dilansir physorg, pemerintah telah memerintahkan pengguna weibo agar mendaftarkan nama mereka pada pihak yang mengatur admitrasi penggunaan website. Weibo adalah situs jejaring sosial di China yang sangat populer (semacam twitter atau facebook). Sebelum ini China memang telah melakukan pemblokiran terhadap situs twitter.

Oleh masyarakat di sana Weibo sering digunakan sebagai media untuk melampiaskan rasa frustasi dan marah mereka terhadap berbagai masalah sosial seperti bencana, korupsi dan berbagai skandal yang terus meningkat.

Beberapa waktu yang lalu ada pengguna Weibo yang mengabarkan adanya suatu kecelakan kereta. Hal ini memberi dampak munculkan kecaman pada pemerintah di dunia maya.

Warga desa Wulan  yang berada di provinsi Guangdong juga memanfaatkan media sosial ini untuk menyebarkan informasi tentang perampasan tanah dan blokade yang dilakukan oleh polisi pada mereka serta pemimpin tradisional mereka yang terbunuh. Informasi tersebut tidak berbentuk tulisan saja namun juga berupa foto.

Selama ini pemerintah China memang terkenal paling sering melakukan sensor dan tekanan pada berbagai konten di internet, terutama jika konten tersebut berisi artikel yang berhubungan dengan masalah politik. Sistem sensor ini lebih sering disebut sebagai Great Firewall.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda