Scroll to Top

Inilah Pentingnya Helm Saat Bersepeda

By Ilham Choirul / Published on Thursday, 22 Dec 2011

Berlibur ke lokasi yang punya daya tarik alam, seperti pegunungan, pantai, perbukitan, atau perkebunan, seperti kurang lengkap jika hanya dinikmati sekejap saja. Menjelajahi setiap sudut tempat wisata tersebut akan menjadi sebuah pengalaman yang berharga. Oleh karena itu, Anda pun perlu menyewa transportasi tambahan yang murah dan menyehatkan untuk aktivitas tersebut.

helm

Sepeda, adalah transportasi yang biasa disediakan di berbagai tempat wisata. Turis bisa memanfaatkannya dengan tariff yang terjangkau. Hanya saja, Anda tetap harus memperhatikan faktor keselamatan. Memakai helm saat bersepeda adalah hal bijak yang mesti selalu diperhatikan.

Bicara soal helm, ada catatan dari National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), AS, yang menunjukkan pentingnya pakai pelindung ini untuk bersepeda. Dikutip dari National Geographic, inilah ulasannya:

  • Kalau mau memakai helm saat bergowes, maka Anda sudah risiko mencegah terjadinya cedera kepala dan otak sampai tingkat 80 persen.
  • Dari 70 persen kasus cedera kepala pada orang yang mengalami kecelakaan ketika bersepeda, hanya ada 20 persen yang mamakai helm.
  • Tiap dollar yang “diinvestasikan” untuk membeli helm, akan berujung pada penghematan biaya kesehatan sampai 30 Dollar AS.
  • Setidaknya ada 45 ribu kasus yang mengungkapkan tercegahnya cedera kepala karena adanya perlindungan dari helm.
  • Bagi anak-anak, helm sudah melindungi mereka dari cedera kepala sampai 55 ribu kasus.
  • Di AS, biaya kesehatan yang sudah dikeluarkan pasien yang mengalami cedera kepala akibat kecelakaan di jalan dan mereka tanpa memakai helm, sebesar 8 juta Dollar AS. Dalam rupiah setara dengan Rp 80 miliar.

Selain itu, NHTSA juga mencatat, masih banyak wilayah yang belum menerapkan aturan resmi tentang kewajiban memakai helm bagi pesepeda. Di AS sendiri, ada 14 negara bagian yang masih mendiamkan hal ini. Cara efektif agar aturan tersebut bisa diterapkan adalah dengan edukasi dan penegakan hukum

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda