Scroll to Top

“Ahli” Aborsi Sering Resepkan Jamu untuk Remaja Hamil

By Ilham Choirul / Published on Friday, 23 Dec 2011

aborsi

Akibat pergaulan bebas di antara remaja Indonesia sudah sangat parah. Banyak remaja wanita yang jadi korban hamil di luar nikah. Ini terlihat dari survey yang dilakukan DKT Indonesia yang meneliti perilaku seksual remaja di beberapa wilayah Indonesia.

Dengan tajuk Sexual Behavior Survey 2011, survey ini mendapati 2 dari 10 remaja sudah pernah melakukan seks pranikah. Dan, sebagian besar mereka mencegah kehamilan pasca-penetrasi memakai produk berupa jamu tradisional. Problem selanjutnya yaitu, adanya dukungan buat remaja tersebut lewat praktik nakal beberapa pihak yang ingin meraup rupiah dari proses aborsi ilegal itu.

“Peran klinik, dukun aborsi, dan dukun bayi itu berperan besar dalam menempatkan jamu sebagai alat aborsi utama bagi remaja,” ungkap Pierre Frederick Newmaster, Senior Brand Manager Sutra & Fiesta Condoms, DKT Indonesia, seperti dikutip Surya News.

Banyak remaja yang terjaring dalam survey menyatakan tingkat kepercayaan tinggi terhadap jamu sebagai obat penggugur kandungan. Ada 48 persen yang mengatakannya. Sementara itu, 39 persen menyatakan lebih percaya terhadap obat medis resmi.

Selanjutnya, untuk membantu aborsi, para remaja lebih suka menyerahkan kepada “ahlinya”. Yaitu 28 persen memanfaatkan jasa klinik, 25 persen membayar dukun aborsi, dan 11 persen memakai jasa dukun bayi. Dari tangan “ahli” inilah resep jamu aborsi banyak diberikan untuk remaja hamil.

Survey tersebut melibatkan 663 responden di Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Bali. Para responden terdiri dari remaja berusia 15-25 tahun. Survey mulai dilakukan pada Mei 2011 lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda