Scroll to Top

Andre Villas-Boas Mulai Menjadi Pelatih Profesional di Usia 21 Tahun

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 27 Dec 2011

Andre Villas-Boas adalah manajer termuda Premier League musim ini. Dengan umur 34 tahun, bahkan ia sederajat dengan anak asuhnya seperti Didier Drogba, Florent Malouda, Nicolas Anelka, John Terry, atau Frank Lampard.

Andre Villas-Boas

Decak kagum sempat diberikan kepada AVB. Ia membawa Chelsea tampil apik hingga November 2011. The Blues yang berisi pemain-pemain tua yang terbiasa bermain mengandalkan ketahanan fisik, dibuatnya lebih sering menguasai bola bak gaya sepakbola Portugal dan Spanyol.

Pencapaian sebagai pelatih klub sekelas Chelsea di usia muda adalah sebuah kebanggaan. Namun, asal tahu saja, kebanggaan pertama Villas-Boas bukan di Chelsea. Bukan pula di Porto, tempatnya sukses memborong 4 gelar dalam satu musim.

Namun, di tempat pertamanya melatih. Yaitu, negara British Virgin Islands pada tahun 2000-2001. Mau tahu berapa usia AVB saat itu? Cuma 21 tahun!

British Virgin Islands adalah sebuah negara di kawasan Karibia, yang bertarung di Zona CONCACAF (Amerika Utara & Tengah).

Satu hal yang tak terlupakan bagi Andre adalah ketika Pra Piala Dunia 2002. British Virgin Islands dibombardir oleh Bermuda.

Villas-Boas berkata, “Bermuda menghujani kami dengan banyak gol. Itu adalah kekalahan yang memukul kami. Maklum, saat itu saya masih 21 tahun.”

Yang unik, AVB sempat merahasiakan umurnya kepada para pemain negara kecil tersebut. Maksudnya, demi membuat para pemain tetap menaruh respek kepadanya.

Namun, ketika AVB mundur dari jabatan pelatih pada 2001, akhirnya ia buka suara. Kontan saja para pemain timnas British Virgin Islands dibuat terkaget-kaget. Pelatih mereka bahkan ternyata lebih muda daripada seluruh tim.

Bahkan, Avondale Williams, eks kapten British Virginia Islands era Villas-Boas, memiliki kenangan unik. “Kami begitu kesulitan menyebut nama Villas-Boas. Maka, demi keakraban, kami sebut dia Luis (dalam bahasa setempat Lewis).”

Dan kini, sang manajer termuda tengah menunggu peruntungan di Liga Inggris. Chelsea melempem dalam kurun waktu yang lama.

Ia pastinya berharap tangan besi Roman Abramovich belum mendepaknya hingga kompetisi berakhir. Bukankah AVB masih memiliki kunci Liga Champions, trofi yang membuat air liur King Roman selalu menetes?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda