Scroll to Top

Kehadiran Anak Picu Suami Tak Acuhkan Istri

By Ilham Choirul / Published on Tuesday, 27 Dec 2011

Hidup berumah tangga penuh dengan cobaan. Setiap hari bertemu pasangan tercinta dalam satu atap sering menimbulkan rasa jenuh kalau tidak pandai menyiasatinya dengan hal yang romantis. Ikatan cinta menjadi sedikit hambar. Selingkuh itu mungkin efek terakhir. Namun tidak jarang, meski pun cinta masih ada, perasaan tersebut hanya datar-datar saja kualitasnya.

cinta hambar

Survey dari situs Netmums menjelaskan salah satu penyebabnya. Ada kecenderungan seorang suami bersikap lebih cuek kepada istrinya setelah menikah. Penyebabnya adalah kehadiran seorang anak yang membuat kehidupan romantis pasangan sedikit tersingkirkan. Mereka harus mengurus anak dan mungkin agak melupakan sisi romantisme yang harus dijaga setiap waktu. Seolah, antara suami dan istri ada sedikit jeda.

Dari 3.000 responden para ibu yang disurvey, mereka merasakan ada keengganan suami untuk mendekati istri. Bahkan, 43 persen responden – atau tiga dari empat wanita –  menyatakan, jarang melakukan hubungan suami istri setelah kehadiran anak. Frekuensi seks turun drastis.

Siobhan Freegard, wakil pendiri Netmums, mengatakan, seharusnya suami tidak membedakan pasangannya yang berperan ganda sebagai ibu dan kekasih. Dan, dari survey ini, suami lebih menganggap pasangannya berperan sebagai ibu bagi anak mereka daripada kekasih.

“Memiliki anak itu mengubah kehidupan. Ibu dan wanita tidak seharusnya hadir terpisah,” kata Freegard.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda