Scroll to Top

Piala Dunia Bukan Cuma Milik Eropa & Amerika Latin, Harus Tambah Peserta!

By Fitra Firdaus / Published on Thursday, 12 Jan 2017

Klasemen Pra Piala Dunia 2018 Zona Eropa Jerman Sempurna, Azerbaijan Luar Biasa 3

Piala Dunia bukan hanya milik Eropa dan Amerika Latin, tetapi milik semua negara. Oleh karenanya, jumlah peserta putaran final Piala Dunia memang harus ditambah. Demikian ucapan presiden FIFA, Gianni Infantino seputar keputusan FIFA membuat Piala Dunia 2026 jadi terdiri oleh 48 tim. Menurut Infantino, perubahan ini penting, agar Piala Dunia tidak ketinggalan zaman.

Ide menambah peserta Piala Dunia membuat dunia sepakbola terbelah jadi dua. Negara-negara kecil, seperti Skotlandia dan Nigeria, setuju dengan hal ini. Pasalnya, penambahan peserta sama saja dengan bertambahnya peluang mereka untuk lolos.

Sebaliknya negara-negara besar, tidak sepakat. Mereka menuding, ada permainan politik Infantino di balik keputusan ini. Infantino dianggap tidak murni ingin memajukan sepakbola. Pasalnya, penambahan peserta Piala Dunia adalah janji kampanyenya saat mencalonkan diri jadi presiden FIFA.

Infantino, menanggapi perbedaan ini berkomentar, “Bagi kebanyakan negara, (penambahan peserta Piala Dunia) adalah kesempatan untuk lolos, untuk berpartisipasi. Piala Dunia terjadi sebulan dalam empat tahun sekali; dan (adanya penambahan peserta tidak mengubah jadwal), tetap sebulan. Jadi, sebenarnya tidak ada perubahan besar, kecuali soal format dan soal memberi kesempatan agar lebih banyak timnas yang terlibat.”

Klasemen Pra Piala Dunia 2018 Zona CONMEBOL Uruguay di Puncak, Argentina Jatuh!

“Saya harap, seiring waktu, mereka (negara-negara yang menolak penambahan peserta) bisa melihat keuntungannya bagi dunia. Banyak pemain di Bundesliga dari seluruh dunia. Akan indah bagi para pemain ini untuk berkesempatan tampil di Piala Dunia.”

Infantino menegaskan, perlu dicermati bahwa sepakbola adalah milik semua umat manusia. Oleh karenanya, tidak boleh ada batasan. Sebaliknya, Piala Dunia perlu diperluas agar bukan hanya menjadi milik negara-negara Amerika Selatan dan Eropa saja.

“Kita sekarang berada di abad ke-21 dan kita harus membentuk Piala Dunia untuk abad ke-21. Kita harus melihat sepak bola lebih dari sekedar Eropa dan Amerika Selatan saja.”

“Demam sepak bola di negara yang lolos (ke putaran final Piala Dunia) adalah alat promosi terbesar untuk sepak bola. Sejak November (tahun sebelum Piala Dunia) ketika Anda lolos hingga Juni kala Piala Dunia digelar … sembilan bulan ini adalah masa-masa yang paling penting.”

Komentar Anda