Share

biji wijen

 

Wijen memang kecil bentuknya, namun ternyata besar manfaatnya. Di antara manfaat wijen  adalah anti kanker dan juga untuk kecantikan.

Sejak zaman raja Nebukadnezar dari Mesopotamia, abad VI SM, penggunaan wijen sebagai obat sudah terbukti adanya.

Kandungan mineral wijen (Sesamun indicum) ternyata cukup banyak. Mulai dari kalsium, mangan, tembaga, zat besi, fosfor, dan juga seng.

Vitamin B1 dan antioksidan lignin adalah zat lain yang membuat wijen menjadi begitu istimewa. Menurut penelitian, ternyata antioksidan lignin merupakan sebuah zat anti kanker.

Selain itu juga dalam wijen terdapat fitosterol, yang mampu menurunkan kolesterol.

Jika diolah menjadi bubur dengan kacang merah dan gula merah, maka khasiatnya adalah mencegah penuaan dini serta melancarkan ASI.

Untuk menurunkan kolesterol, seduh saja biji wijen dalam air panas, lantas diminum airnya.

Kandungan kalsium wijen dapat membantu pertumbuhan tulang, gigi dan merawat gusi.

Dalam buku karangan Dr. A Sastroamidjojo, 1962, daun wijen juga berguna untuk mengurangi sakit kepala karena kelelahan. Caranya, ambil daun wijen, lalu haluskan dan jadikan sebagai kompres pada kelapa yang pusing.

Jadi, selain sebagai bahan campuran masakan karena aromanya yang gurih, wijen memang telah digunakan sebagai bahan obat sejak zaman dahulu.

Dan yang pasti, tidak akan menimbulkan efek samping berbahaya.