Scroll to Top

Bursa Transfer: Timo Werner Siap Tolak Liverpool, Setia di RB Leipzig

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 20 Mar 2017

Bursa Transfer Timo Werner Siap Tolak Liverpool, Setia di RB Leipzig

Berita bursa transfer kali ini datang dari sosok Timo Werner, bomber maut RB Leipzig. Penampilan cemerlangnya musim ini di Bundesliga membuat air liur tim-tim elite Eropa menetes. Salah satunya adalah Liverpool yang dilatih oleh juru taktik asal Jerman, Jurgen Klopp.  Namun dipastikan oleh Werner, dirinya tidak akan kemana-mana musim depan.

Timo Werner sebenarnya anak baru di kubu RB Leipzig. Ia didatangkan pada musim panas 2016 dari Vfb Stuttgart. Namun hanya butuh waktu sesaat bagi penyerang berusia 21 tahun ini untuk beradaptasi. Koleksi golnya melesat, 14 kali menjebol gawang lawan dalam 24 penampilan di Bundesliga. Werner adalah pemain lokal Jerman tersubur di kompetisi domestik.

Wajar jika banyak klub yang mulai mengincar Timo Werner. Apalagi menyusul pemanggilannya untuk pertama kali ke timnas Jerman. Werner yang bakal jadi aset mahal Die Mannschaft, bisa berharga berkali lipat jika dibeli beberapa tahun lagi. Salah satu yang tertarik, adalah Liverpool yang musim depan kemungkinan bisa berpartisipasi di kompetisi Eropa.

Bursa Transfer Timo Werner Siap Tolak Liverpool, Setia di RB Leipzig 2

The Reds butuh banyak pemain depan. Sayang, sejak awal Werner menegaskan dirinya tidak akan kemanapun juga. Kepada Welt am Sonntag, striker ulung ini menyebut, “Saya ingin tetap tumbuh bersama RB Leipzig; dan berkembang di sini. Saya masih 21 tahun; dan masih banyak tahun membentang bagi saya.”

Werner memiliki kontrak hingga 30 Juni 2020, alias tiga tahun lagi, dan sejauh ini puas dengan performa timnya; yang bisa melesat ke peringkat kedua Bundesliga; hanya kalah dari Bayern Munchen. Ditambah lagi, Werner sadar dengan formula pelatih Ralph Hasenhuttl, ia bakal menjadi senjata utama tim; beda jika ia harus menyeberang ke klub lain dan mesti beradaptasi lagi.

Ia menambahkan, “Saya sangat bahagia di Leipzig. Bergabung dengan tim ini jelas keberuntungan. Saya menemukan jalur kembali (ke puncak) di bawah komando pelatih Ralph Hasenhuttl.”

Komentar Anda