Scroll to Top

Copa America Akan Digelar Bareng Dengan Euro Mulai Tahun 2020!

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 20 Mar 2017

Copa America Akan Digelar Bareng Dengan Euro Mulai Tahun 2020!

Copa America akan digelar di tahun yang sama dengan Euro (Piala Eropa) mulai tahun 2020. Dengan demikian, Copa America 2019 yang diselenggarakan di Brazil akan menjadi gelaran terakhir turnamen antar negara Amerika Selatan tersebut, yang diputar di tahun ganjil. Keputusan CONMEBOL ini mendapatkan sambutan hangat dari FIFA, karena bakal lebih memudahkan klub dalam melepas pemain.

Selama ini, sejak 2007, Copa America selalu digelar di tahun ganjil, setahun setelah Piala Dunia. Namun, perubahan bakal terjadi di akhir dekade ini. Pada 2019 dan 2020, akan digelar dua Copa America secara berurutan seperti yang berlangsung pada 2015 dan 2016. Ketika itu, setelah edisi reguler Copa America yang dimainkan di Chile, tahun berikutnya dimainkan edisi Centenario (100 tahun) Copa America di Amerika Serikat.

Tahun 2019, Copa America akan digelar di Brazil. Dan tahun berikutnya, Copa America akan diputar di Amerika Serikat. Selanjutnya, Copa America 2023 yang sedianya dimainkan di Ekuador, bakal disesuaikan dengan jadwal baru, yaitu setiap empat tahun sekali; kecuali terjadi perubahan di kemudian hari.

Amerika Serikat Siap Bikin Copa America 'KW' Pada 2020

Yang menarik adalah, tuan rumah Copa America 2020 bukanlah negara asli Amerika Selatan, tetapi Amerika Serikat. Negara adidaya tersebut jadi pilihan menyusul keberhasilan mereka dalam menggelar edisi Centenario Copa America tahun lalu, yang dimenangi oleh Chile via adu penalti. AS mendapatkan keuntungan baik dari segi finansial maupun dari segi olahraga.

FIFA sendiri, menyambut keputusan CONMEBOL mengubah waktu penyelenggaraan Copa America menjadi di tahun genap. Pasalnya, dengan demikian, klub-klub elite Eropa tidak secara teknis hanya perlu melepas pemain mereka dua tahun sekali; bukannya secara beruntun seperti saat ini.

Klub Eropa pun bakal bergembira. Mereka sendiri yang sudah sadar betapa besarnya ‘ongkos terkurasnya fisik pemain sebelum pramusim’ yang terjadi dalam tiga tahun terakhir, dengan tiga event beruntun Piala Dunia 2014, Copa America 2015, dan Euro 2016 serta Copa America Centenario.

Komentar Anda