Scroll to Top

Barcelona Perusak Karier Spektakuler Jose Mourinho di Real Madrid

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 02 Jan 2012

Barcelona menjadi pedang bermata dua yang menusuk jantung Jose Mourinho.

Seandainya El Barca era Pep Guardiola tidak ada, barangkali The Special One tidak akan melatih Real Madrid. Maklum, saat itu Florentino Perez sang presiden Los Blancos tengah kebakaran jenggot atas prestasi luar biasa Barcelona yang memenangi 8 gelar dalam dua musim di bawah asuhan Pep.

Jose Mourinho barcelona

Begitu melihat Mou yang memiliki prestasi impresif dalam menaklukkan Barcelona, Perez pun menunjuk Mou. Artinya, Barca membawa berkah secara tidak sengaja kepada The Special One.

Namun, seandainya Barcelona era Pep Guardiola tidak ada, Mou dipastikan sudah berhasil meraih tiga gelar atau bahkan enam gelar kalau perlu, di tahun 2011. Cuma Barcelona yang bisa melewati poin Real Madrid musim lalu di Primera Division. Dan cuma Barcelona pula yang mampu menyingkirkan mereka di semifinal Liga Champions.

Dalam hal ini, Barcelona telah menggagalkan prestasi Mou yang selalu berhasil menjuarai liga di tahun pertamanya menangani klub di perantauan.

Barcelona lagi-lagi akan menjadi perusak karier Jose Mourinho jika kita melihat statistik.

Hingga saat ini, Real Madrid sudah bermain 85 kali di bawah asuhan Jose Mourinho. 65 di antaranya dilalui dengan kemenangan. Persentasenya mencapai 76,47 %.

Los Blancos rata-rata mencetak 2,75 gol perlaga dan cuma kebobolan 0,77 gol per pertandingan. Namun, hal ini tidak berlaku untuk duel El Clasico.

Sisa 20 dari 85 pertandingan, dijalani dengan 11 kali seri dan 9 kali kalah. Dari total 20 kali gagal meraup 3 angka, 7 kali di antaranya dilewati saat melawan Barcelona.

  1. Barcelona vs Real Madrid 5-0
  2. Real Madrid vs Barcelona 1-1
  3. Real Madrid vs Barcelona 0-2
  4. Barcelona vs Real Madrid 1-1
  5. Real Madrid vs Barcelona 2-2
  6. Barcelona vs Real Madrid 3-2
  7. Real Madrid vs Barcel0na 1-3

Jika dilihat persentase Real Madrid menghadapi Barcelona, hasilnya pun mengerikan. Dari 8 laga, mereka cuma menang 1 kali. Artinya, persentasenya cuma 12,5%, sangat jauh dari persentase kemenangan total 76,47%. Bandingkan dengan Barcelona yang dalam 8 El Clasico mencatat peluang menang hingga 50%.

Dari jumlah gol, hasilnya juga cukup miris. Madrid cuma bisa mencetak 8 gol dalam 8 laga tersebut. Jauh dari hingar-bingar 2,75 gol/ laga atau persentase gol musim ini di La Liga yang mencapai 3,5 gol/laga.

Yang paling fatal, tentu rekor kebobolan. 17 gol dibuat Barcelona dalam 8 laga El Clasico di era Jose Mourinho. Kalau dihitung Barcelona membobol gawang mereka dengan 2,125 gol/laga.

Maka, ada yang harus berubah dari tim Jose Mourinho tahun 2012. Yaitu, mencetak kemenangan demi kemenangan atas Barcelona. Kesempatan emas akan datang di Copa del Rey. Syaratnya, baik Real Madrid maupun Barcelona mesti menaklukkan lawan-lawan mereka terlebih dahulu. Madrid menghadapi Malaga dan Barcelona menguji Osasuna. Akankah El Clasico Januari akan terwujud?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda