Scroll to Top

Awas, Kelewat Stres Picu Stroke

By Ilham Choirul / Published on Tuesday, 03 Jan 2012

stres kerja

Stres menjadi risiko wajar dalam suatu pekerjaan. Namun, Anda jangan terlalu larut dengan stres sampai melupakan bahwa pikiran pun perlu direlaksasi. Semakin Anda tenggelam dengan stres, bisa berdampak pada peningkatan risiko terhadap serangan stroke.

Dalam  jurnal Occupational and Environmental Medicine disebutkan, ada sejumlah 779 responden dari berbagai penelitian yang mengalami stroke akibat tekanan kerja. Dan, pekerja yang meninggal akibat stres kerja sejumlah 167 orang.

Penelitian panjang tersebut mengambil dari data responden sejak tahun 1970 hingga 2001. Dilibatkan responden usia 40-59 tahun yang tinggal di Copenhagen sejumlah 5 ribu orang.

Dalam penelitian itu juga terungkap, makin tinggi tingkat sosial dan jabatan seseorang, berdampak pada peningkatan risiko stroke sebanyak 1,4 kali. Mereka kerap tertekan psikologisnya. Sementara itu, faktor stres kerja ini menduduki porsi 10 persen dari  penyebab stroke secara umum.

Maka, jangan terlalu bangga jika Anda menduduki jabatan tinggi saat ini. Ujian berat bukan hanya terletak pada beban kerja yang semakin menumpuk, dan pikiran yang jarang berhenti berpikir dari urusan kantor. Risiko stroke juga mengancam Anda jika tidak mengiringi kesibukan itu dengan gaya hidup sehat dan psikis yang terkendali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda