Scroll to Top

Joey Barton: Si Anak Bengal yang Coba Merubah Sikap Buruknya

By Wan Faizal / Published on Wednesday, 04 Jan 2012

Bagi pecinta sepakbola Inggris, siapa yang tak kenal dengan Joey Barton? Pemain kelahiran Merseyside 29 tahun silam itu lebih terkenal dengan sikap brutalnya daripada prestasi yang ia raih diatas lapangan.

Ketika memperkuat Manchester City, ia pernah terlibat baku hantam dengan Ousmane Dabo. Dabo yang mengalami luka parah di pelipisnya tak terima dan melaporkan kasus tersebut ke kepolisian.

Atas kejadian itu, Barton sempat mendekam di penjara meski akhirnya bebas. Ia juga pernah menyolok mata rekannya dengan cerutu, dan masih banyak kontroversi yang ia lakukan.

Namun, Barton mengaku bahwa sebenarnya ia bukanlah orang yang seperti itu. Ia hanya menganggap dirinya berbeda dengan kebanyakan pemain di Premier League.

“Kalian boleh memanggilku banci, preman, atau apa saja yang kalian suka. Karena saya memang sangat aneh. Saya hanya menjalani hidup saya yang berbeda ini,” ucapnya pada FHM.

“Masalahnya adalah saya tidak mengerti dengan diri saya sendiri. Saya tidak paham kenapa ini semua terjadi dalam diri saya,” lanjut pemain yang baru saja menjadi seorang ayah itu.

Demi mengubah citranya di mata orang lain, Barton sampai ikut aktif di Twitter. Barton menganggap setelah ia aktif di jejaring sosial tersebut, publik bisa melihat seperti apa ia sebenarnya.

“Saya sudah bermain Twitter sejak enam bulan lalu dan bisa mengubah persepsi publik pada saya. Saya suka Twitter. Saya suka ketika orang-orang menanyakan sendiri pada saya tentang kebenaran berita di media,” lanjut Barton yang ingin menjadi pastor ketika ia pensiun kelak demi merubah pandangan orang terhadapnya.

Memang, sejak membela QPR dan menjabat sebagai kapten klub berjuluk The Hoops itu, Barton bisa sedikit mengerem kelakuannya.

“Sekarang orang-orang bebas menentukan pendapat mereka sendiri. Saya tidak akan memaksa kalian untuk menyukai saya. Jika tidak suka, ya sudah. Saya akan lebih menyukai fakta bahwa kalian tidak menyukai saya.”

Namun, di pertandingan terakhir melawan Norwich City, Barton kembali terlibat pertikaian. Ia tertangkap kamera saat sedang beradu mulut dengan Bradley Johnson, hingga akhirnya Barton mendorong Johnson. Wasit pun akhirnya memberi kartu kuning kedua baginya yang berarti ia harus keluar lapangan.

Atas kejadian itu, ia saat ini sedang menanti sanksi apa yang akan dijatuhkan FA padanya. Terlepas dari sanksi apa yang nanti datang padanya, Barton tetaplah Barton, pemain yang mencoba merubah sikap bengalnya saat ini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda