Scroll to Top

Sunderland: Terbaik Selama Festive Period

By Wan Faizal / Published on Friday, 06 Jan 2012

Festive Period mungkin adalah periode yang paling melelahkan bagi para pemain sepakbola yang mencari nafkah di Inggris. Dalam waktu kurang dari tiga pekan, mereka harus memainkan empat laga.

Potensi kelelahan tentu menjadi masalah tersendiri yang berujung pada konsistensi permainan sebuah tim. Hasil-hasil minor kerap dijumpai di periode ini, seperti yang dialami Manchester United kala takluk 2-3 dari Blackburn dan dibantai Newcastle United tiga gol tanpa balas.

Maka, jangan heran ketika menjumpai fakta bahwa Sunderland lah tim yang mampu menjadi raja selama periode tersebut dengan mengalahkan enam besar anggota Premier League, yakni duo Manchester, Arsenal, Chelsea, Liverpool, dan Tottenham Hotspur.

Faktanya, dalam empat pertandingan tersebut, Sunderland mampu meraup 10 poin, hasil dari tiga kali menang dan sekali seri. Salah satu kemenangan tersebut bahkan diraih atas sang pemimpin klasemen, Manchester City lewat gol tunggal Ji Dong Won di menit akhir injury time babak kedua.

Sementara tujuh poin lainnya digapai The Black Cats saat menang 2-3 di kandang Queens Park Rangers, ditahan seri Everton 1-1, serta yang terakhir menghajar tuan rumah Wigan Athletic 1-4.

Bandingkan dengan enam tim besar Premier League. United, City, Chelsea, dan Liverpool pernah merasakan kekalahan selama periode tersebut. Sementara Arsenal dan Tottenham memang tidak pernah kalah, namun jumlah kemenangan mereka di empat pertandingan terakhir masih lebih sedikit dibanding Sunderland.

Faktor Martin O’Neill

Tak bisa disangkal, kebangkitan Sunderland dipicu karena keberadaan Martin O’Neill sebagai manajer baru menggantikan Steve Bruce.

Ketika dilatih Bruce, Sunderland hanya meraup 11 poin dari 13 laga, atau 0,85 poin per laga. Bandingkan ketika O’Neill “turun tangan”, Sunderland sukses meraih 13 poin hanya dari enam laga, atau 2,17 poin per laga.

Seperti penuturan salah seorang pemain Sunderland, O’Neill begitu mempercayai para pemain dan bisa memberikan mereka suntikan semangat agar bisa meraih hasil terbaik. Faktor itulah yang membuat para pemain selalu bermain kesetanan saat O’Neill berada di samping mereka.

“Ia tidak membedakan para pemain, merangkul kami semua, dan membuat kami nyaman. Ia tidak pernah mengatakan hal negatif, ia selalu berkata bahwa kami pemain yang hebat, dan yakin bisa melakukan yang terbaik,” ujar salah satu pemain Sunderland.

Sunderland saat ini memang masih berada di urutan 10 klasemen sementara dengan total 24 poin. Namun bukan tidak mungkin mereka akan melesat ke atas jika mampu mempertahankan performa seperti pada Festive Period.

Berikut adalah klasemen selama Festive Period:

No. Teams P W D L GD Pts
1. Sunderland 4 3 1 0 9-4 10
2. Tottenham Hotspur 4 2 2 0 5-2 8
3. Manchester City 4 2 1 1 6-1 7
4. Arsenal 4 2 1 1 5-3 7
5. Everton 4 2 1 1 4-3 7
6. Bolton Wanderers 4 2 1 1 5-5 7
7. Manchester United 4 2 0 2 12-6 6
8. Newcastle United 4 2 0 2 8-6 6
9. Swansea City 4 1 2 1 4-3 5
10. Chelsea 4 1 2 1 5-6 5
11. Norwich City 4 1 2 1 5-6 5
12. Liverpool 4 1 2 1 4-5 5
13. Stoke City 4 1 2 1 4-6 5
14. Fulham 4 1 2 1 4-8 5
15. Blackburn Rovers 4 1 1 2 6-7 4
16. Aston Villa 4 1 1 2 4-5 4
17. West Bromwich 4 1 1 2 3-4 4
18. Wolverhampton 4 0 3 1 5-6 3
19. Wigan Athletic 4 0 2 2 3-11 2
20. Queens Park Rangers 4 0 1 3 4-7 1

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda