Espanyol vs Barcelona 1-1: Kutukan Cornella El-Prat
Stadion Cornella El-Prat boleh saja baru tiga tahun dipakai Espanyol. Stadion ini juga pernah diluluhlantakkan tetangga yang lebih superior, Barcelona, dalam Derby Catalan musim lalu.

Kala itu, pasukan Pep Guardiola menang besar 1-5. Namun, stadion berkapasitas 40.500 tempat duduk ini sukses menebarkan kutukan kepada sang ikon El Barca, Lionel Messi.
Ya, sejak Espanyol memakai stadion ini, Messi belum pernah mencetak sebiji gol pun dalam tiga pertemuan, termasuk hari ini.
Kemandulan Messi pagi tadi sekaligus menandai perjalanan panjang Barcelona untuk mempertahankan gelar. Mereka kini tertinggal 5 angka dari Real Madrid yang kemarin menang relatif mudah atas Granada dengan skor 5-1.
Espanyol menunjukkan bahwa mereka bukan inferior. Duo eks Barcelona, Sergio Garcia dan Joan Verdu yang menciptakan hal ini. Umpan Sergio Garcia ditanduk Verdu.
Victor Valdes sukses menepis bola. Penyelamatan tak sempurnanya mengarah kembali kepada Verdu. Beruntung, tembakan gelandang bernomor 10 masih bisa dihentikan Gerard Pique.
Barcelona unggul terlebih dahulu melalui Cesc Fabregas. Umpan silang Dani Alves dengan menawan disundulnya ke sudut kanan gawang Espanyol yang dijaga oleh Cristian Alvarez di menit 16.
Tidak ada yang salah bagi Barcelona selain tidak bisa mencetak gol tambahan. Lionel Messi yang sejauh ini baru mencetak satu gol di laga tandang La Liga, tidak kunjung mencetak gol. Tiga kali pula upaya pasukan Josep Guardiola cuma membentur tiang gawang.
Akhirnya, Cornella El-Prat menghukum kegagalan Barcelona memanfaatkan ball possessions hingga lebih dari 60%.
Umpan silang Raul Rodriguez disambar Koulossa Thievy ke tiang jauh. Di sanalah muncul Alvaro Vasquez yang menyamakan kedudukan. 1-1 di menit 86.
Tidak ada perubahan skor di menit sisa meskipun Barcelona terus menggempur pertahanan Espanyol. Skor 1-1 bertahan dan El Barca mesti tertinggal lima angka dari Real Madrid. Melihat konsistensi Los Blancos di semua ajang musim ini, sulit rasanya bagi Barcelona untuk mengejar defisit angka yang semakin melebar.
Espanyol: Cristian Alvarez (Francisco Casilla ’81); Héctor Moreno, Jordi Amat, Didac, Raúl Rodríguez; Romaric (Alvaro Vasquez ’64), Juan Forlin, Joan Verdu, Koulossa Thievy, Vladimir Weiss (Javi Lopez ’45), Sergio García
Barcelona: Victor Valdés;Dani Alves, Gerard Piqué, Carles Puyol, Eric Abidal; Sergio Busquets, Andrés Iniesta, Xavi; Alexis Sánchez (Pedro Rodriguez ’72), Lionel Messi, Cesc Fábregas (Seydou Keita ’85)
| Espanyol | Barcelona | |
| 14(4) | Tembakan (Tembakan ke Gawang) | 10(3) |
| 16 | Pelanggaran | 7 |
| 4 | Tendangan Sudut | 4 |
| 2 | Offsides | 6 |
| 38% | Ball Possessions | 62% |
| 6 | Kartu Kuning | 1 |
| 0 | Kartu Merah | 0 |
| 2 | Penyelamatan | 3 |







