Scroll to Top

Telur Ayam yang Berbandrol Mahal Apakah Lebih Bergizi?

By C Novita / Published on Sunday, 20 Aug 2017

telur

Jika dicermati, harga telur yang dijual di supermarket tidak sama. Ada yang dibanderol jauh lebih mahal dengan tulisan kandungan gizi tambahan semisal omega 3. Ada pula label organik atau label bebas salmonela pada telur eksklusif tersebut. Benarkah telur mahal lebih bergizi?

Terkait hal itu, Caroline Passerrello, MS, RDN, LDN, dari American Academy of Nutrition and Dietetics menjelaskan.

“Harga telur bisa berbeda karena perawatan ayam-ayam petelur yang berbeda,” ucap Caroline.

Jika ada telur ayam yang dibanderol mahal di supermarket, biasanya ayam itu hidupnya lebih menyenangkan dengan kandang luas, bebas bergerak dan berlari, juga kena sinar matahari. Biasanya peternak butuh biaya lebih banyak untuk memeliharanya.

Tidak seperti ayam petelur biasa yang terkurung dalam kandang sempit, ditumpuk, tidak bebas mengepakkan sayap dan tidak kena sinar matahari. Namun biaya yang dibutuhkan untuk ayam kandang tersebut jauh lebih murah.

Selain kondisi peternakan, telur organik hanya dihasilkan oleh ayam yang makan makanan organik saja. Ayam juga tidak diberi obat antibiotik sehingga telurnya juga bebas bahan kimia. Namun peternak butuh banyak biaya untuk mengurus ayam jenis ini sehingga harga telurnya juga berbeda.

Namun menurut Passerrello lagi, penelitian mengungkap bahwa nutrisi yang ada dalam telur yang murah dan yang mahal tak jauh berbeda.

“Dengan kata lain, perbedaan gizi tidak signifikan. Semua telur sangat bergizi,” tandasnya.

Bagaimana dengan telur yang diklaim mengandung omega 3? Sebenarnya peternak menambahkan biji rami dalam pakannya.

“Jika Anda atau anak-anak membutuhkan lebih banyak lemak sehat tetapi tidak terlalu suka dengan minyak ikan atau salmon, maka telur yang kaya omega-3 layak untuk dibeli,” kata dia.

 

 

Komentar Anda