Scroll to Top

Xherdan Shaqiri: Lini Belakang Manchester United Masih Rapuh

By Wan Faizal / Published on Tuesday, 12 Sep 2017

StoMU3

Keberhasilan Stoke City menahan imbang Manchester United dengan skor 2-2 akhir pekan kemarin membuat Xherdan Shaqiri menyebut bahwa lini belakang United tak setangguh yang diperkirakan. Asal bisa memainkan pola permainan yang tepat dan tak mudah menyerah, lini belakang United sebenarnya mudah saja ditembus dan itu telah dibuktikan Stoke hari Sabtu kemarin.

Dalam tiga laga sebelumnya melawan West Ham United, Swansea City, dan Leicester City, gawang David De Gea sama sekali tidak kebobolan dan membuat mereka dianggap sudah memiliki lini pertahanan terbaik. Namun Stoke membuktikan bahwa anggapan itu salah dengan dua gol yang bisa dicetak oleh Eric Choupo-Moting. Tak tanggung-tanggung memang karena Stoke bisa langsung mengemas dua gol di laga tersebut yang tentunya juga mengejutkan United sendiri.

Menurut Shaqiri, United memang punya lini serang yang sangat mengerikan dan mereka harus waspada dengan itu. Namun jika mau mencari kelemahan United, maka itu ada pada lini belakang mereka.

“Melawan Manchester United, kamu harus main berani. Tak peduli apakah kamu main bertahan selama 90 menit, mereka punya penyerang kelas dunia dan bisa mencetak gol dengan mudah. Jika bicara soal kelemahan United, maka itu ada pada pertahanan mereka dan itu sudah ditunjukkan dengan gol-gol kami. Jika kamu bisa main cepat dan berani, bek mereka punya masalah besar dan mereka jadi rentan ditembus,” ujar Shaqiri.

Tengah pekan ini United akan kembali beraksi di Liga Champions dengan menjamu Basel yang notabene adalah mantan klub Shaqiri. Meski sudah sedikit memberikan bocoran tentang kelemahan United, namun Shaqiri memperkirakan bahwa akan tetap sulit bagi Basel untuk bisa berbuat banyak di Old Trafford nanti.

“Akan sulit bagi Basel disana, terutama di Old Trafford. Disana, United bisa bermain lebih dominan dibandingkan saat mereka bermain tandang. Lalu, atmosfer disana juga akan menguntungkan tuan rumah. Raphael Wicky (pelatih Basel) harus berani mengambil resiko. Hanya bertahan saja tidak akan cukup bagi mereka meski saya tahu bahwa mereka sudah mengetahui sendiri mengenai hal-hal seperti itu.”

Komentar Anda