Scroll to Top

Ternyata Di Seoul Pembayaran Via Smartphone Lebih Laku Dibandingkan Kartu Kredit

By Moch Ridwan / Published on Thursday, 12 Jan 2012

Smartphone ternyata memegang kendali yang amat penting di Korea Selatan. Penduduk di negeri ginseng itu benar-benar memanfaatkan sumber daya yang dimiliki oleh sebuah ponsel pintar untuk mendukung kehidupan sehari-hari mereka. Jika dibuat istilah tepatnya seperti ini, ‘ponsel melakukan segalanya’. Salah satunya sebagai sarana pembayaran.

Adalah kisah yang ditulis oleh wartawan CNN, John D. Sutter yang melakukan perjalanan ke negara yang terkenal dengan Girl & Boy Bandnya ini. suatu saat dia melakukan perjalanan di kota Seoul dengan menggunakan taxi, sesampainya ditempat tujuan betapa kagetnya dia melihat aksi yang ditunjukkan oleh sopir taxi yang terlihat aneh memandangnya begitu dia menyodorkan kartu kreditnya untuk melakukan pembayaran. Selidik punya selidik ternyata penduduk di kota tersebut lebih cenderung menggunakan smartphone sebagai sarana pembayaran.

Hal lain yang membuat Sutter lebih kaget lagi adalah, saat ini banyak sekali orang-orang Seoul yang membeli bahan makanan (kebutuhan sehari-hari) di toko virtual yang disediakan di lorong-lorong stasiun kereta Api. Memang sih orang Korea terkenal dengan kesibukannya dan kecenderungan untuk menggunakan sarana angkutan umum, sehingga hal inilah yang membuat peritail sekelas Tesco, membuka toko groseri virtualnya di statiun subway atau komuter di Seoul.

Tak ada yang aneh wujud dari toko virtual yang ada di lorong subway ini. Semuanya tampak seperti toko groseri biasa dengan gambar rak-rak yang berisi foto kebutuhan sehari-hari. Foto setiap produk dilengkapi dengan kode yang disebut sebagai ‘QR code’. Jika ada pembeli yang ingin membeli produk tersebut maka mereka tinggal menyalakan sebuah aplikasi khusus ‘Homeplus’ dan kemudian menscan QR code terebut. Selanjutnya pembayaran akan diproses melalui bank pembeli dan barang dikirim ke alamat yang bersangkutan. Enaknya lagi jika pembelian dilakukan sebelum jam 1 siang maka barang yang dibeli akan diantar ke rumah konsumen pada hari yang sama.

Cukup menarik bukan, suatu konsep belanja yang menyediakan keistimewaan bagi orang-orang yang memiliki keterbatasan waktu. Kapan ya di Indonesia khususnya Jakarta akan ada fasilitas seperti di Seoul ini?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda