Scroll to Top

Evan Dimas Optimis Bhayangkara FC Juara Liga 1 2017

By Aditya / Published on Tuesday, 10 Oct 2017

Bhayangkara FC Borneo FC Evan Dimas asri akbar

Gelandang andalan Bhayangkara FC, Evan Dimas Darmono, rupanya cukup optimis timnya bisa merebut gelar juara kompetisi Gojek Traveloka Liga 1 2017. Penampilan skuad asuhan Simon McMenemy ini memang luar biasa dan hingga saat ini masih kokoh di puncak klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2017.

Menurut kapten kedua Timnas Indonesia U22 ini, Bhayangkara FC semakin menunjukkan kesolidan dari pertandingan ke pertandingan sehingga hasil-hasil positif pun diraih, meskipun pada awalnya tidak ditarget harus meraih juara kompetisi musim ini.

“Kami semakin kompak dan ingin juara. Jadi kami akan bermain sebaik mungkin dan memenangkan pertandingan,” ujar Evan Dimas beberapa waktu lalu.

Evan Dimas memang selalu menjadi andalan pelatih Simon McMenemy setiap kali Bhayangkara FC berlaga. Namun, pelatih asal Skotlandia ini juga merasa kasihan kepada Evan Dimas karena ia kurang istirahat lantaran juga dibutuhkan oleh Timnas Indonesia U22 bahkan timnas senior.

“Terkadang saya kasihan sama Evan Dimas. Dia main di Timnas Indonesia U22, timnas senior, dan Bhayangkara FC. Dia kekurangan waktu istirahat. Saya memang sudah ada rencana untuk istirahatkan Evan Dimas,” ucap Simon McMenemy.

Bhayangkara FC sendiri baru saja meraih kemenangan atas Persiba Balikpapan dengan skor 3-2 dan memantapkan posisi The Guardian di puncak klasemen sementara kompetisi Gojek Traveloka Liga 1 2017.

“Kami main sangat bagus dalam 25 menit, kami tampilkan sepakbola yang sangat berbahaya,” tutur mantan pelatih tim nasional Filipina ini.

“Kami cetak tiga gol dan berpikir sudah memenangkan laga. Setelah itu, anak-anak terkesan meremehkan. Persiba bekerja sangat keras sekali, mereka menekan dan itu berhasil. Mereka bisa cetak dua gol pada akhir babak pertama. Itu cukup mengagetkan dan tidak bisa dipercaya,” imbuhnya.

“Pada saat jeda saya bilang tidak suka dengan performa seperti itu. Babak kedua lebih baik, hanya kurang ketajaman saja. Anak-anak buat kesalahan kecil waktu 20 menit terakhir, dan itu yang harus kami perbaiki. Konsistensi itu yang harus kami perbaiki ke depannya,” tutup Simon McMenemy.

 

Komentar Anda