Scroll to Top

AC Milan Bisa Dilarang Tampil di Eropa, Diduga Langgar FFP

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 21 Nov 2017

AC Milan Bisa Dilarang Tampil di Eropa, Diduga Langgar FFP

AC Milan terancam tak bisa tampil di Eropa musim depan. Saat ini UEFA sedang melakukan investigasi serius terhadap klub asal Serie A tersebut. Rossoneri diduga melanggar Financial Fair Play (FFP) terkait belanja besar-besaran yang mereka lakukan musim panas ini.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, AC Milan sepanjang bursa transfer musim panas 2017 lalu menggila. Mereka mendatangkan sekian bintang termasuk Andre Silva, Hakan Calhanoglu, hingga Mateo Musacchio dengan total biaya transfer lebih dari 200 juta Euro.

Pergerakan tidak biasa ini langsung menjadi alarm untuk markas besar UEFA di Nyon. Apalagi AC Milan musim ini tampil di Liga Europa. UEFA kemudian bertindak cepat dengan meminta jaminan dan dokumen dari dua pihak terkait keuangan AC Milan.

Yang pertama adalah, Fininvest milik Silvio Berlusconi. Dan yang kedua, konsorsium China, yang dikenal sebagai Rossoneri Sport Investment Lux, yang baru saja membeli AC Milan.

Dikutip dari Marca, delegasi dari Rossoneri muncul di markas besar UEFA dua minggu lalu; untuk menegaskan bahwa keuangan mereka legal dan tidak melanggar peraturan Financial Fair Play (FFP).

AC Milan Bisa Dilarang Tampil di Eropa, Diduga Langgar FFP 4

Namun presiden UEFA Aleksander Ceferin tetap tidak yakin. Ia masih menunggu hasil penyelidikan komite disiplin badan sepakbola Eropa tersebut terkait asal aliran dana untuk transfer AC Milan sepanjang musim panas.

Investigasi terhadap AC Milan, dan jaminan dari klub tersebut bahwa mereka tidak melanggar aturan FFP, tidak terlepas dari kemungkinan Rossoneri di masa depan bermain di level Eropa kembali, atau bahkan naik ke Liga Champions.

Andai terbukti melanggar FFP, AC Milan berpotensi mendapatkan hukuman, mulai dari pengurangan jumlah pemain untuk satu musim kompetisi di Eropa, hingga ancaman dicoret dari kompetisi kontinental.

Sebagai catatan, berdasarkan penyelidikan New York Times baru-baru ini, terungkap bahwa Li Yonghong, pemilik baru AC Milan, bukanlah pemilik sebenarnya dari perusahaan tambang yang diklaim jadi sumber kekayaannya. Dengan demikian, ada kemungkinan kekayaan pribadi Yonghong lebih kecil daripada dugaan semula.

Komentar Anda