Scroll to Top

Ketika Jose Mourinho dan Pep Guardiola Bahu Membahu demi Barcelona

By Fitra Firdaus / Published on Wednesday, 18 Jan 2012

Pertemuan Real Madrid dan Barcelona pada perempat final Copa del Rey musim ini, pasti mengingatkan dua pelatih kedua tim, Jose Mourinho dan Pep Guardiola. Ya, keduanya pernah bekerja sama dalam laga terakhir Barcelona vs Real Madrid di Piala Raja, dengan sistem home and away.

Jose Mourinho

Sejarah mencatat, Barcelona dan Real Madrid terakhir kali berduel di perempat Piala Raja pada musim 1969/1970. Kala itu, Los Blancos yang lolos ke babak berikutnya dengan agregat 3-1.

Namun, jika pertemuan di luar perempat final Copa del Rey ikut dihitung, El Clasico terakhir di Piala Raja, dengan sistem home and away, terjadi pada 15 tahun lalu. Kala itu kedua klub bertemu di perdelapan final Piala Raja.

Duel ini dimenangi Barcelona dengan agregat 4-3. Menang 3-2 di kandang sendiri, El Barca sukses menahan Los Blancos 1-1 di Santiago Bernabeu. Saat itu, gol bunuh diri Roberto Carlos menjadi penentu langkah Barcelona ke perempat final.

Uniknya, saat itu Jose Mourinho merupakan sosok di balik layar dalam keberhasilan Barcelona tadi. Mou tercatat menjadi asisten pelatih Sir Bobby Robson di kubu El Barca pada musim 1996/1997.

Mou sendiri sudah menjadi orang kedua Robson sejak 1992. Keduanya pernah menangani Sporting Lisbon (1992-1993), Porto, hingga Barcelona.

Jose Mourinho sudah menampilkan gaya kepelatihannya di Barcelona. Meskipun ia cuma menjadi asisten, Mou mendapatkan kesempatan emas dari Robson untuk mengeluarkan bakatnya mengatur strategi. Kalau Robson mempertajam kemampuan serang Barcelona, The Special One mengurusi zona pertahanan —hal ini kelak akan menjadi modal penting sekaligus trademark Mou di klub-klub yang dilatihnya–.

Duet Robson-Mourinho sendiri, pada musim 1996/1997, tidak hanya sukses dengan menyingkirkan Madrid di perdelapan final Copa del Rey. Tetapi juga membuat El Barca meraih Piala Winners tahun tersebut.

Nah, saat itu tentu saja Mou bekerjasama dengan pelatih Barcelona saat ini, Pep Guardiola yang merupakan napas permainan Barcelona masa-masa tersebut.

Kalau dahulu Mou dan Pep saling bahu membahu menyingkirkan Real Madrid, kini keduanya akan beradu taktik untuk melempar salah satu dari keduanya. Kenangan masa lalu, mungkin hanya akan disimpan dalam hati oleh kedua pelatih penuh talenta ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda