Scroll to Top

Real Madrid vs Barcelona 1-2: Kemenangan Sejarah

By Fitra Firdaus / Published on Thursday, 19 Jan 2012

Sejarah mengatakan, Barcelona era Pep Guardiola tak pernah kalah dari Real Madrid di Santiago Bernabeu. Sejarah mencatat pula, tidak ada jaminan kalau Real Madrid mencetak gol lebih dahulu, mereka akan memenangi laga El Clasico, setidaknya di era Josep Guardiola sang pelatih terbaik dunia.

Real Madrid vs Barcelona (1)

Sejarah pula yang membuat hari ini menjadi kelabu bagi Madridista. Sempat bersorak hingga babak pertama berakhir, Real Madrid kembali terjungkal untuk kesekian kalinya atas sang rival abadi.

Ronaldo sempat membuktikan bahwa ia layak berlaga di pertandingan sebesar El Clasico. Menerima umpan Karim Benzema, dari sisi kanan pertahanan lawan, CR7 melepaskan tembakan yang tak bisa dihalau oleh Jose Manuel Pinto. 1-0 di menit 11.

http://www.youtube.com/watch?v=rZNQSHvjfFs

Barcelona lebih banyak menekan pada menit-menit berikutnya. Namun, tendangan Andres Iniesta di menit 27 masih melebar.

Mourinho mengulang skema seperti ketika leg pertama Liga Champions musim lalu. Pepe dimajukan sebagai gelandang bertahan. Bedanya, Mou memainkan pula Lassana Diarra di lini tengah.

Real Madrid yang bermain dengan tiga gelandang bertahan membuat serangan Barcelona teredam. Aliran bola kepada Lionel Messi cukup banyak terputus. Alhasil, meskipun Barcelona mendominasi serangan, tidak ada gol tercipta di babak pertama untuk Blaugrana.

Kegemilangan strategi Mourinho akhirnya rusak oleh Carles Puyol di awal babak kedua. Tandukan terbang sang kapten, yang tak dijaga dengan baik oleh Pepe, sukses mengoyak gawang Iker Casillas di menit 48.

Kala laga berimbang, kebiasaan pasukan Jose Mourinho untuk bermain kasar kambuh lagi. Sebuah aksi memalukan Pepe yang menginjak kaki Lionel Messi, lolos dari kartu kuning kedua oleh wasit.

Real Madrid vs Barcelona (2)

Akhirnya, Barcelona menunjukkan superioritasnya. Umpan brilian Lionel Messi diterima oleh Eric Abidal yang lolos jebakan off side. Dengan dingin, sang bek kiri mencetak gol kemenangan di menit 77.

http://www.youtube.com/watch?v=drJVAxDdZm4

Secara keseluruhan, Barcelona memang layak menang dalam laga berhujan kartu kuning ini. Strategi defensif Jose Mourinho tidak diimbangi kekompakan lini belakang yang mumpuni.

Dengan kemenangan ini, Barcelona berpeluang besar lolos ke semifinal Copa del Rey. Apalagi leg kedua dimainkan di Camp Nou. Sejarah mencatat, Josep Guardiola cuma bisa dikalahkan Real Madrid di tempat netral.

Khusus Pep Guardiola, kemenangan ini saat tepat untuk merayakan ultahnya yang ke-41.

Real Madrid: Iker Casillas; Hamit Altintop, Ricardo Carvalho, Sergio Ramos, Fabio Coentrao; Xabi Alonso, Pepe, Lassana Diarra (Mesut Ozil ’65); Cristiano Ronaldo, Karim Benzema; Gonzalo Higuain (Jose Maria Callejon ’65)

Barcelona: José Manuel Pinto; Daniel Alves, Gerard Pique, Carles Puyol, Eric Abidal; Xavi (Thiago ’86), Andrés Iniesta, Sergio Busquets; Cesc Fábregas (Isaac Cuenca ’89), Lionel Messi, Alexis Sanchez (Adriano ’82).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda