Scroll to Top

Norman Kamaru Merasa Terpaksa Jadi Artis?

By Ika / Published on Friday, 20 Jan 2012

Norman Kamaru bisa jadi salah satu orang yang menuai kesuksesan berkat Youtube. Setelah video lipsync-nya tersebar dan namanya dikenal banyak orang, Norman Kamaru yang saat itu berpangkat Briptu memutuskan untuk mundur menjadi anggota kepolisian. Namun pada akhirnya Norman diberhentikan secara tidak hormat dan tidak boleh menyandang ‘Briptu’ lagi di depan namanya.

Banyak masyarakat yang menilai bahwa Norman Kamaru mundur dari kepolisian karena ingin jadi artis dan tergiur oleh gemerlapnya dunia hiburan. Namun bintang film ‘Xia Aimei‘ ini menegaskan bahwa ia sebenarnya bercita-cita jadi polisi sejak masih kecil.

Norman Kamaru

“Sudah saya jelaskan, cita-cita saya memang jadi polisi. Cuma karena sesuatu dan lain hal, terpaksa saya membelok ke dunia entertainment,” kata Norman serius.

Secara tidak langsung, pria kelahiran 27 November 1985 itu seolah ingin memberitahu bahwa dirinya sebenarnya tidak terlalu tertarik untuk menjadi seorang artis. Apalagi ia sering menuturkan bahwa dirinya rindu dengan teman-teman dan aktivitasnya selama menjadi seorang briptu. Bila memang bercita-cita jadi polisi dan kangen dengan kegiatannya yang terdahulu, kenapa Norman memilih mundur dari kepolisian?

“Itu enggak boleh diomongin. Dari dulu nggak boleh diomongin. Nanti dampaknya ke saya. Enggak enak,” kata Norman.

Norman memang tidak mau mengungkapkan tentang apa yang ada di balik keputusannya untuk mundur jadi polisi, namun beredar rumor bahwa Brigjen Pol Irawan Dahlan selaku Kapolda Gorontalo punya kaitan erat dengan hal ini. Irawan diduga sering menekan Norman, bahkan dulu meminta jatah uang setiap kali Norman selesai manggung. Namun kabar ini sendiri dibantah oleh Irawan. Tak hanya itu, Norman sempat berkata bahwa uang yang ia dapat hasil manggung dulu telah habis.

“Pokoknya blas (habis)! Banyak yang diurus. Ngerti, kan? Enggak bisa saya ceritakan,” ujarnya. “Yang berlalu biarlah berlalu. Sekarang saya mau fokus di dunia entertainment, memulai lagi dari awal.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda