Share

SOPA ditunda

Pro dan kontran Rancangan Undang Undang (RUU) Stop Piracy Act (SOPA) dan Protect IP Act (PIPA) beberapa hari ini nampaknya membuat telingan para pejabat senat panas. Gencarnya aksi protes dan penolakan, sebut saja Blackout Day, memaksa mereka untuk meninjau ulang kebijakan ini. Dan bahkan sentar terdengar kabar, jika RUU ini akan ditunda. Seperti apa?

“RUU ini perlu untuk kami tinjau kembali. Langkah ini mutalk diambil guna mengambil pendekatan untuk menemukan sistem terbaik dalam memberantas pembajakan,” tegas Lamar Smith Chief Sponsor dari SOPA pada Mashable dan dikutip SidomiNews.

SOPA dan PIPA yang menurut pelbagai perusahaan teknologi di Sillicon Valey dapat membatasi gerak mereka akan kreativitas, mendapat perlawanan yang garang dari beberapa situs-situs besar di internet. Sebut saja Wikipedia atau WordPress. Namun sebelum RUU ini disahkan, Megaupload harus terkena getahnya.

“Masalah pembajakan di internet terlalu besar untuk diabaikan. Pencurian daring di internet tak ada bedanya dengan perampokan di toko-toko. Kegiatan ini ilegal dan hukum harus menindak keduanya,” Lamar Smith menambahkan.

Jika RUU SOPA dan PIPA benar-benar sah untuk diundur pengesahannya, maka kebijakan ini akan menuai kecam dari dunia hiburan. Bukan menjadi rahasa umum jika pebisnis Hollywood yang paling getol menginginkan pemberlakukan UU ini.

RUU SOPA dan PIPA meskipun terus berputar-putar pada kontroversi, UU ini tetap harus menemui titik terang. Pemberantasan pembajakan daring memang harus tanpa mengekang kebebasan berekspresi. Perlu adanya pendekatan dan diskusi antara pihak Hollywood dan Silicon Valley dengan pemerintah sebagai mediator untuk duduk bersama membicarakan masalah ini.