Scroll to Top

Berantas Konten ‘Sampah’, Summify Diakuisisi Twitter

By Ibnu Azis / Published on Sunday, 22 Jan 2012

Summify

Pernahkan Anda menemukan hasil penelusuran yang tidak relevan dari kata kunci yang dimasukkan di Twitter search? Mungkin inilah yang dijadikan alasan mengapa Twitter mengakuisisi Summify. Sebuah situs aggregator pengumpul berita.

Dengan Summify maka timeline Twitter akan terasa lebih bersih. Sebab Twitter akan mengalirkan konten yang sesuai dengan topik yang laing relevan. Bukan hanya sekadar konten ‘sampah’.

Walaupun sejatinya sebagai sebuah situs news aggregator, Summify memiliki kemampuan unggul dalam menyaring konten yang dibutuhkan.

Summify mampu untuk menampilkan konten informasi yang benar-benar dibutuhkan dengan infomasi ‘ala kadarnya’ atau informasi ‘sampah’.

“Summify dengan enginer-nya akan bergabung dengan kami. Christian Strat dan Mircea Pasoi beserta tim akan membatu pengguna dalam mencari informasi yang dibutuhkan dan menghubungkan mereka dengan berita yang relevan,” tegas Carolyn Penner pada ZDNet seperti dikutip SidomiNews.

Ini bukan kali pertama start up besutan Jack Dorsey mengakuisisi perusahaan digital. Beberapa waktu yang lalu Twitter telah mencaplok perusahaan keamanan teknologi mobile. Jauh-jauh hari sebelumnya, Twitter juga berhasil menggandeng TweetDeck. Sebuah Twitter client yang populer di aplikasi desktop.

Dengan bergabungnya Summify diharapkan Twitter di kedepannya akan mampu lebih menjanjikan dalam menghantarkan konten baik itu di linimasa maupun di fitur Twitter search.

Sehingga pengguna tidak seperti ‘kucing dalam karung’ tatkala menklik sebuah tautan di Twitter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda