Share

FileSonic  fast and easy file storage.

Hanya selang beberapa hari setelah situs Megaupload dimatikan secara paksa oleh otoritas Amerika Serikat (AS), FBI dan Department of Justice, kini giliran Filesonic yang was-was. Nampaknya situs berbagi berkas daring ini mencoba untuk mencari jalan aman untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk.

‘Jalan aman’ ala FileSonic adalah dengan menonaktifkan semua fungsi berbagi. Dengan demikian maka berkas yang dapat diunduh hanyalah berkas yang diunggah secara pribadi atau personal.

Uniknya, Facebook Page Filesonic di Facebook juga menghilang. ZDNet mengabarkan dan dikutip SidomiNews, menurut laporan Reddit, banyak account dan berkas yang dihapus dari Filesonic hari ini.

Pemerhati internet menyakini, jika langkah Filesonic adalah sebuah cara untuk berjaga-jaga atas liarnya hukum SOPA dan PIPA serta kebijakan otoritas AS.

Contoh kasus yang paling baru soal Megaupload. Perusahaan berbasis di Hongkong ini ditutup. Pemiliknya di Selandia baru ditangkap. Kasus ini sekarang menghadapi dakwaan pencucian uang dan hak cipta. Dan sang founder tengah diekstradisi ke AS.

Sementara itu raksasa file hosting Rapidshare dalam sebuah sesi wawancara berpendapat jika sikap mereka adalah masa bodoh dengan SOPA dan PIPA.

“Kami tidak peduli. File hosting adalah sebuah bisnis yang sah,” tegas pihak Rapidshare pada sebuah sesi wawancara dengan Ars Technica.

Hingga berita ini ditullis, pihak Filesonic masih belum mengeluarkan keterangan apapun terkait dengan penonaktifan fitur berbagi.