Scroll to Top

BlackBerry OS Mungkin Akan Dilisensikan RIM

By Ivan Azzam / Published on Tuesday, 24 Jan 2012

Semua tahu bahwa RIM adalah salah satu perusahaan pembuat handset yang cukup dikenal di dunia, apalagi kalau yang dimaksud bukan BlackBerry. Tahun 2011 lalu seperti yang diketahui adalah tahun yang cukup berat berat bagi RIM, mulai dari ditundanya peluncuran BlackBerry 10, atau menurunnya pemasukan RIM di kuartal kedua 2011 lalu, atau penjualan tablet miliknya, PlayBook yang kurang berhasil di pasaran, dan lainnya.

BlackBerry OS

Maka dari itu, wajar rasanya RIM merasa kepemimpinan perusahaan tersebut di bawah tangan Mike Lazaridis dan Jim Balsillie kurang baik, maka dari itu, akhirnya posisi CEO digantikan oleh Thorsten Heins, mantan co-COO (Chief Operating Officer) RIM. Lalu apakah hal yang akan dilakukannya berkaitan kebijakan terhadap RIM?

Dalam suatu wawancara dengan Globe and Mail, Heins menyatakan bahwa dirinya terbuka terhadap adanya kemungkinan untuk melisensikan BlackBerry OS (QNX OS) terhadap perusahaan lain. Ini artinya, jika langkah ini diambil Heins, BlackBerry di masa depan nanti akan seperti layaknya Android, dimana Google melisensikan Android ke perusahaan lain dan biarkan perusahaan lain tersebut yang menjual Android beserta perangkat buatan mereka.

Selain itu, di bawah kepemimpinannya Heinz menginginkan agar RIM bisa meraih pangsa pasar smartphone ke tiga besar,  berada bersama Apple dengan iPhone miliknya atau Google dengan Android miliknya. Jika saja benar, ada keuntungan utama yang bisa didapat RIM, yaitu RIM bisa lebih fokus mengembangkan BlackBerry OS miliknya. Kita tunggu saja kelanjutan dari kebijakan apa yang akan diambil Heins berkaitan BlackBerry OS ini. Bagaimana menurut anda? Lebih baik RIM tetap pada sistemnya saat ini (eksklusif hardware + software buatan mereka sendiri) atau melisensikan BlackBerry? (via Ars Technica)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda