Scroll to Top

Menitipkan Anak Pada Kakek Nenek Bisa Bahayakan Kesehatannya

By C Novita / Published on Friday, 16 Nov 2018

anak dan nenek

Di Indonesia, menitipkan anak pada kakek dan nenek adalah hal biasa dan dianggap lumrah. Alasannya, karena orang tua si anak harus bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup. Padahal itu bisa berdampak pada kesehatan anak, juga tentu saja kakek dan neneknya.

Studi yang dilakukan oleh Universitas Sorbonne baru-baru ini berhasil mengungkap fakta tentang risiko kesehatan yang dihadapi oleh anak-anak yang dibesarkan oleh kakek nenek mereka.

Pertama dan paling ringan adalah anak mudah mengalami masalah pada berat badannya, lalu yang paling berbahaya adalah risiko munculnya kanker pada anak.

Hal itu disimpulkan setelah penelitian tersebut mengikuti data perkembangan sejumlah 1.482 orang partisipan anak-anak mulai mereka dilahirkan hingga usia delapan tahun.

Anak yang diasuh kakek nenek akan dengan mudah mendapatkan makanan manis dan makanan lain yang menggemukkan badan.

Belum lagi jika kakek adalah perokok yang kerap merokok di depan cucu mereka, maka secara tidak langsung cucunya menjadi perokok pasif.

Karena usia yang tak lagi bisa banyak beraktifitas, maka nenek dan kakek akan cenderung membiarkan cucu bermain gim, menonton TV sepanjang hari, memainkan ponsel sehingga tidak melakukan kegiatan di luar rumah.

Dikutip dari Grimsby Live, Rabu (14/11), kondisi pasif tersebut membuat anak kurang berjuang dari sisi sosial.

Menurut Stephanie Chambers, ilmuwan dan penulis unit kesehatan masyarakat Universitas Glasgow di Skotlandia, orang tua pun sulit membicarakan hal tersebut pada kakek nenek yang dititipi karena merasa tergantung dengan kondisi itu.

 “Mengingat banyak orang tua sekarang bergantung pada kakek-nenek untuk mengasuh anak, pesan campuran tentang kesehatan anak mungkin perlu didiskusikan” ungkap Chambers.

Terutama adalah pemberian makanan bernutrisi, yang bisa disiapkan oleh ibu sebelum anak dititipkan kepada kakek neneknya. Juga menjauhkan anak dari rokok jika kakeknya merokok.

 

 

 

 

Komentar Anda