Scroll to Top

Aturan RBT Jangan Hancurkan Industri Musik

By Aditya / Published on Wednesday, 25 Jan 2012

Aturan Baru RBT

Aturan baru mengenai Ring Back Tone (RBT) yang akan diterapkan oleh pemerintah dengan lebih ketat dinilai bisa menghancurkan industri musik di tanah air. Kalangan yang selama ini mencari nafkah di ranah musik terancam gulung tikar akibat rencana pengetatan aturan RBT yang sedang digodok oleh pemerintah itu.

Pengetatan aturan RBT menjadi perhatian dari pemerintah setelah maraknya kasus pemotongan pulsa tanpa izin yang sempat meresahkan masyarakat. Namun, perubahan aturan ini ternyata juga berdampak buruk terhadap kelangsungan hidup para pegiat industri musik di Indonesia.

Oleh lantaran itu, anggota Komisi Perindustrian dan Perdagangan DPR RI, Idris Laena, berharap kepada pemerintah agar memperhatikan nasib industri musik. Idris Laena mengharapkan supaya pemerintah memperhitungkan kerugian yang diakibatkan jika industri musik mengalami kerugian gara-gara aturan baru RBT.

”Penutupan RBT justru akan membuat para pelaku industri musik tanah air kesulitan mencari sumber penghasilan, karena selama ini musisi dan penyanyi mengandalkan RBT. Bisa dibayangkan berapa kerugian jika RBT ditutup,” tukas Idris Laena seperti dikutip dari Antara, Selasa (24/1).

Meskipun demikian, Idris Laena merespon dengan baik gagasan pemerintah tersebut, namun harus tetap mempertimbangkan kepentingan semua pihak. Idris Laena mengakui, kasus pencurian pulsa melalui RBT membuat konsumen sangat dirugikan.

”Saya sambut positif keinginan pemerintah untuk memberlakukan regulasi terhadap RBT mengingat banyak kasus pencurian dan pemotongan pulsa tanpa seizin atau sepengetahuan pemilik ponsel,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda