Scroll to Top

Pindah Ke Honda Jadi Pembuktian Bagi Casey Stoner

By Rheza Fadhlillah / Published on Wednesday, 25 Jan 2012

Casey_Stoner

Casey Stoner merasa dominasinya pada tahun 2011 bersama Honda seolah menjadi pembuktian bagi orang-orang yang dulu pernah meragukan kemampuan balapnya.

Publik sempat mencibir keberhasilan Stoner bersama Ducati di musim 2007 dan mengatakan bahwa motornya lah yang mengantarkan ia meraih gelar juara dunia MotoGP untuk pertama kali. Mereka meragukan kemampuan balap Stoner kecuali dengan Ducati yang kala itu digadang sebagai motor tercepat di lintasan.

Setelah empat tahun membalap bersama Ducati dalam kondisi naik turun, Stoner memutuskan untuk pindah ke pabrikan Honda bersama tim Repsol. Di sinilah ia mulai membangun citra sebagai pembalap hebat dengan mengkoleksi 10 kemenangan, 16 podium, dan 12 pole.

Sementara diwaktu yang bersamaan, Valentino Rossi yang berpindah dari Yamaha ke Ducati harus berjuang ekstra keras menaklukan ganasnya Desmosedici GP11 yang membuatnya gagal total dan menerima rekor buruk satu musim tanpa kemenangan untuk yang pertama di dalam karirnya.

“Semua berubah sangat cepat”, ujar Stoner kepada Motosprint. “Di tahun sebelumnya saya tidak mendapat apa-apa kecuali ketidakpercayaan dari media, dan secara umum sedikit meremehkan apa yang saya lakukan dan usaha yang saya berikan.”

“Namun kemudian saya dan Valentino bertukar kendaraan. Ia mengendarai apa yang saya miliki dalam waktu empat tahun sementara saya mendapat motor impian saya.”

“Perubahan ini mengizinkan saya untuk membiarkan semua orang mengerti bahwa saya juga bisa bertarung untuk gelar di tahun-tahun sebelumnya, dan mampu setidaknya memenangkan gelar lain.”

Stoner juga menyayangkan pendapat Rossi yang mengatakan Honda menghabiskan banyak uang untuk biaya operasional yang menurutnya membuat citra buruk bagi kesuksesannya.

“Tidak benar Honda membuang banyak uang di 2011, karena mereka bukan perusahaan yang terdiri dari orang-orang bodoh. Tidak beralasan rasanya menginvestasikan banyak kepada motor 800cc yang tidak akan dipakai lagi sementara motor 1000cc sedang dikembangkan”, Tambah Stoner.

Menurut Stoner, Honda telah memiliki motor yang hebat sejak awal. Yang dibutuhkan oleh mereka adalah kekuatan dari luar untuk membuat suatu perubahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda