Share

Hernan Crespo

Hernan Crespo akhirnya mengucapkan selamat tinggal untuk Parma, klub Italia yang sangat dicintainya. Bomber kawakan kebanggaan Argentina ini resmi meninggalkan Parma untuk melanjutkan petualangannya ke India di mana ia mengikuti kompetisi di sana bersama sejumlah pemain gaek lainnya.

Namun, ”pesta perpisahan” Hernan Crespo sedikit tidak sesuai rencana. Mulanya, pertandingan kandang Parma melawan Juventus yang sedianya dihelat pada 31 Januari 2012 lalu akan dijadikan moment perpisahan striker berusia 36 tahun. Akan tetapi, dikarenakan hujan salju tebal di Stadion Ennio Tardini tak kunjung berhenti, pertandingan itu terpaksa ditunda.

Hernan Crespo, Legenda Parma
Hernan Crespo, Legenda Parma

Hernan Crespo merasa sangat berat meninggalkan klub pertama dan terakhirnya di Italia itu. Pencetak 35 gol dari 64 pertandingan untuk timnas Argentina itu mengaku sangat mencintai Parma dan berhutang budi pada klub serta segenap tifosi Crociati.

”Sulit bagi saya untuk melakukan hal ini karena saya meninggalkan Parma setelah bermain di level yang tinggi selama 19 tahun,” kata pesepakbola yang mengantarkan Parma meraih kejayaan di awal dekade 1990-an ini.

 

Salah Satu Bomber Tersubur di Serie A
Salah Satu Bomber Tersubur di Serie A

Ya, 19 tahun lamanya Hernan Crespo telah bermain untuk Parma. 19 tahun yang dilaluinya dalam 2 periode, yaitu tahun 1996 hingga 2000 dan tahun 2010 hingga awal 2012. Semula, Hernan Crespo berencana gantung sepatu di Parma dan mengabdi untuk klub itu dengan peran yang lain. Namun, belakangan ia menunda rencananya tersebut.

”Saya banyak hutang budi kepada para pendukung dan Parma. Saya telah menjaga janji saya untuk mengakhiri karir ketika berada di level tertinggi. Ini bukanlah keputusan yang mudah namun sekarang saya ingin bersenang-senang,” ujar pengemas 72 gol selama membela Parma ini.

Kebersamaan di Parma, Crespo Berjanji Akan Kembali
Kebersamaan di Parma, Crespo Berjanji Akan Kembali

Hernan Crespo berjanji bahwa ia pergi untuk kembali. Suatu saat nanti, ia bertekad akan pulang ke Parma karena klub inilah yang selalu ada di dalam hatinya.

”Suatu hari saya akan kembali ke Parma. Parma selalu ada di dalam hati saya,” demikian ikrar sekaligus ucapan perpisahan dari sang legenda.