Scroll to Top

Selangkah Lagi Real Madrid Menyetarai Rekor Tandang Terbaik Sepanjang Masa

By Fitra Firdaus / Published on Wednesday, 08 Feb 2012

Tidak salah kalau Manuel Pellegrini, pelatih Malaga saat ini, pernah berkata bahwa Real Madrid terbaik adalah pada masa kepelatihannya. Meskipun cuma satu musim menangani Los Blancos pada musim 2009/2010, Pellegrini mencatatkan rekor tersendiri.

Real-Madrid

Los Blancos di eranya sukses memenangkan 9 laga tandang berturut-turut pada musim tersebut. Hal ini terjadi sejak pekan 20 hingga 36. Rekor ini dimulai dengan kemenangan 1-3 di kandang Deportivo La Coruna. 9 kemenangan tandang beruntun Madrid ini terhenti ketika Malaga (yang ironisnya sekarang dilatih Pellegrini) menahan imbang mereka 1-1 di pertandingan terakhir musim 2009/2010

Deportivo La Coruña vs Real Madrid 1-3
Xerez vs Real Madrid 0-3
Tenerife vs Real Madrid 1-5
Real Valladolid vs Real Madrid 1-4
Getafe vs Real Madrid 2-4
Racing Santander vs Real Madrid 0-2
Almería vs Real Madrid 1-2
Zaragoza vs Real Madrid 1-2
Mallorca vs Real Madrid 1-4
——————————————
Malaga vs Real Madrid 1-1

Hingga saat ini, belum ada pelatih Real Madrid yang bisa menyalip rekor Pellegrini.

Ada dua pelatih yang paling mendekati rekor ini. Yang pertama, adalah Real Madrid 2008/2009 yang dilatih Juande Ramos. Los Blancos kala itu memenangi 8 laga tandang berturut-turut.

Yang kedua, Real Madrid musim 2010/2011. Musim lalu, Jose Mourinho sebenarnya berpeluang menyamai rekor Pellegrini. Di bawah asuhannya, Real Madrid memenangi 8 pertandingan tandang pula. Namun, rekor ini terhenti oleh Deportivo La Coruna yang menahan Los Blancos 0-0 pada 26 Februari 2011. Tertahan sudah ambisi Jose Mourinho menyamai Pellegrini.

Rekor pelatih asal Chili bukan berarti tidak bisa pecah. Musim ini, Jose Mourinho sukses meraih 8 kemenangan tandang beruntun, termasuk hasil tipis 0-1 atas Getafe.

Artinya, dua kemenangan lagi, jadilah Mourinho sebagai pelatih terbaik Real Madrid sepanjang masa. Kebetulan, lawan yang dihadapi juga di atas kertas cukup mudah. Mereka adalah tim terpencil di kota Madrid, Rayo Vallecano plus klub Andalusia, Real Betis. Mampukah Jose Mourinho dan anak asuhnya melakukan hal ini?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda