Scroll to Top

Menpora: Pembentukan Timnas Jangan Diskriminatif!

By Aditya / Published on Wednesday, 08 Feb 2012

Andi Mallarangeng

Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng, berharap agar kisruh yang melanda PSSI dan sepakbola Indonesia pada umumnya tidak mengakibatkan dampak buruk terhadap tim nasional Indonesia. Mewakili pemerintah, sang menteri mengingatkan agar pembentukan timnas jangan sampai diskriminatif.

”Dalam hal pembentukan timnas, pemerintah meminta untuk non-diskriminatif terkait suku, asal klub, dan sebagainya,” tegas Andi Mallarangeng saat hadir dalam rapat bersama KONI dan Komisi X DPR di Jakarta, Selasa (7/2).

Menpora menyebut jangan sampai ada pembedaan, termasuk asal klub, dalam timnas. Pernyataan itu mengindikasikan bahwa pemerintah menghendaki para pemain timnas Indonesia bisa berasal dari klub yang berkompetisi di manapun, baik di IPL maupun ISL. Dengan kata lain, pemerintah sebenarnya ingin agar PSSI mengakui ISL yang selama ini dianggap ilegal di era kepemimpinan Djohar Arifin Husin.

”Coba kalau dua kompetisi diakui PSSI, ISL jalan dan IPL juga jalan, lalu akhir musim dibuat format baru. Begitu dua-duanya diakui, semua pemain bisa kembali bermain di timnas. Kita sudah harus berhenti mengurusi pengurus dan mulai bangun sepakbola. Semua maunya rekonsiliasi,” harap Menpora.

Pada intinya, pemerintah ingin agar PSSI menghargai seluruh warga negara Indonesia. Setiap warga negara Indonesia berhak membela bangsa dan negaranya, termasuk dalam konteks tim nasional sepakbola Indonesia.

”Pemerintah masih konsisten dengan mengatakan semua warga negara Indonesia boleh bermain dalam tim nasional, tidak memandang suku, ras, maupun hal lainnya,” sekali lagi Menpora menegaskan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda