Scroll to Top

Hindari Pikun Dengan Empat Hal

By Ilham Choirul / Published on Thursday, 30 Jun 2011

Gejala PikunPikun merupakan penyakit paling banyak menghinggapi orang berumur senja. Memori otak tidak bisa lagi berfungsi maksimal, yang berujung pada lupa ingatan. Untuk mengindarinya, seseorang harus tetap merangsang otaknya agar senantiasa aktif digunakan. Maka, diperlukan  stimulasi terhadap aktivitas mental secara rutin

Tidak hanya aktivitas mental saja. Langkah lain yang perlu diperhatikan untuk menjaga memori adalah diet sehat, berolah raga, dan menghindari depresi. Empat hal itulah yang menurut Dr Melanie Shulman, asisten profesor neurologi dan direktur asosiasi Neurology Kognitif dan Perilaku di Pearl Barlow, bisa menjaga kebugaran otak.

“Ketika Anda memulai berolahraga, ada bukti peningkatan fungsi otak metabolik. Bila Anda menambahkan diet sehat sembari olahraga, itu menjadi nilai lebih,” ujar Dr. Melanie, sebagaimana dikutip dari Myhealthnewsdaily.

Orang yang hidupnya dipenuhi dengan stres atau depresi akut, lebih banyak memiliki kesulitan dalam fokus dan konsentrasi.  Jika stres tersebut porsinya melebihi kemampuan otak untuk menerimanya, maka potensi mengalami demensi atau gangguan memori lebih besar pula.

“Ada langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi stres di otak Anda. Yaitu, jenis program perilaku kognitif  dan teknik relaksasi,” kata Dr Jane F. Potter, kepala Divisi Geriartrik dan Gerontology di University of Nebraska Medical Center.

Sementara itu, diet jantung sehat rendah kolesterol dan lemak, tidak hanya mengurangi berat badan secara keseluruhan. Tetapi, mampu pula menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, diabetes, dan stroke. Semua itu  berkontribusi untuk mencegah terganggunya fungsi otak dan memori.

Beberapa makanan yang mengandung anti oksidan, dapat melindungi dari penurunan memori dan penyakit alzheimer. “Asam lemak Omega-3 diperkirakan memberikan kesehatan pada membran sel-sel otak, atau bertindak sebagai antioksidan,” ujar Dr James Mastrianni, Associate Professor of Neurology,  Co-Direktur, Pusat Perawatan dan Penelitian Komprehensif Gangguan Memori di Universitas Chicago Medical Center. “Akhirnya, menghilangkan praktek tidak sehat seperti merokok, tidur terlalu sedikit, dan stres terlalu tinggi,  mungkin membantu fungsi otak Anda menjadi  lebih baik.” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda