Scroll to Top

Bahaya Minuman Bersoda

By Ilham Choirul / Published on Thursday, 30 Jun 2011

minuman sodaMengkonsumsi minuman bersoda memang menyegarkan. Apalagi, bila disajikan saaat cuaca yang terik dan dalam keadaan dingin. Seringkali minuman bersoda disajikan sebagai pelepas dahaga yang utama, bagi sebagian orang.

Namun, tahukah Anda bila minum minuman bersoda secara rutin justru merugikan kesehatan? Setidaknya ada enam jenis penyakit yang siap mengintai para penggemar minuman bersoda. Dikutip dari Doktersehat.com, inilah keenam risiko penyakit itu:

1. Membahayakan ginjal
Di Amerika Serikat telah dilakukan penelitian terhadap 3256 responden yang aktif mengonsumsi minuman bersoda minimal dua kali sehari. Hasilnya, 30 persen dari mereka mengalami kerusakan dan penurunan fungsi ginjal.

2. Meningkatkan risiko diabetes
Kadar gula pada minuman bersoda cukup tinggi. Potensi terserang diabetes menjadi lebih tinggi jika Anda terlalu sering meminum minuman bersoda. Padahal, diabetes juga berkontribusi pada munculnya penyakit lain, seperti stroke dan kerusakan jantung koroner. Mengerikan bukan?

3. Obesitas
Minuman bersoda kaya kalori. Di Amerika Serikat, salah satu penyebab tingginya obesitas pada anak-anak karena pengaruh minuman bersoda. Anak-anak meminumnya seperti layaknya air putih. Perlu diwaspadai, diabetes, stroke, serangan jantung  koroner, dan berbagai penyakit serius lainnya bisa berawal dari obesitas.

4. Tulang rapuh
Salah satunya kandungan minuman soda adalah asam fosfat yang memberi kontribusi pada kerapuhan tulang. Asam fosfat mampu melarutkan kalsium yang ada pada tulang.

5. Risiko kanker pankreas
Dalam penelitian terhadap 60524 responden di Amerika Serikat yang mengonsumsi minuman bersoda selama 14 tahun, ditemukan fakta 87 persen dari mereka mengalai risiko kanker pankreas. Hal tersebut dilihat pula dari gejala-gejala yang dialami sebagian besar responden.

6. Kerusakan gigi
Kandungan gula yang tinggi dalam minaman bersoda memberi masalah pada kesehatan gigi. Selain itu, kandungan asam fosfat juga turut memperburuk kerusakan gigi dengan melarutkan kalsium di dalamnya.

7. Ketergantungan pada kafein
Kafein menimbulkan efek ketergantungan bagi pengonsumsinya yang rutin. Dan, kafein juga ditambahkan pada minuman bersoda. Meski kafein juga memiliki manfaat positif, ternyata efek negatifnya tak kalah jauh banyaknya. Seperti jantung berdebar, insomnia, tekanan darah rendah, dan lain-lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda